lalu
kuselip tanya pada sebidang khayal yang diam-
diam hadir dalam sebentuk kenyataan

hidup: seperti inikah yang kuinginkan?

padahal
sebaris angan masih berputar-putar
mengelilingi ruang hampa kepala
di lima menit sebelumnya

tentang aku yang termakan ambigu
tentang kamu yang terjebak ragu
atau kita yang malu-malu
meski tanpa mereka

mungkinkah karena terdiam di sebelah kiri angka enam
seketika aku tersadar bahwa ingin selalu piawai
menyudutkan pada ruang yang paling palung

lima menit sebelum pukul lima
berhentilah bertanya

~hers,070814___heuheu, ngetes