Sign In

Remember Me

Jangan Pernah Memandang Orang Sebelah Mata

Jangan Pernah Memandang Orang Sebelah Mata

Manusia diciptakan berbeda-beda, setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kadang manusia saat mempunyai banyak kelebihan, ia bisa merasa sombong, ia merasa bahwa dirinya pintar dan lebih baik dan juga memandang sebelah mata kepada orang-orang yang ada disekitarnya.

Merasa dirinya lebih baik dibandingan orang lain, tentu akan menjadi boomerang bagi dirinya sendiri. Orang yang dipandang sebelah mata itu bisa saja dia adalah orang yang jauh lebih pintar tanpa kita ketahui.

Setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan di bidang masing-masing. Contohnya, walaupun orang itu sangat bodoh dibidang olahraga, namun orang itu akan sangat pintar dalam bisnis. Contoh lain, orang itu bodoh dalam bidang matematika, namun ia sangat pintar dalam bidang kesenian.

Seperti kita, kita pasti pernah merasa bodoh terhadap bidang sesutau, namun ada kalanya kita merasa pintar dalam bidang lain. Saat kita merasa pintar di bidang lain, tentulah kita jangan puas diri atau terlalu membanggakan diri atas kelebihan yang kita punya sekarang. Tetaplah menjadi orang yang rendah diri, jangan memandang orang lain sebelah mata karena kamu merasa orang tersebut bodoh dari bidang yang kamu kuasi itu.

Berbagailah ilmu yang telah kamu kuasai kepada orang-oarang yang membutuhkan ilmu tersebut, Niscaya dengan berbagai ilmu, Anda pun akan mendapatkan ilmu yang baru lagi.

Manusia memang kadang lupa dan terlau membanggakan diri mereka dengan pengalaman yang ia punya. Sebagai contohnya, Kamu pernah pergi jalan-jalan ke Negara Singapura, kemudian dengan bangganya kamu menceritakan pengalaman menarik saat di Singapura ke teman-temanmu yang kamu anggap cupu belum pernah keluar negeri. Bisa saja salah satu dari teman-temanmu itu pernah ke luar negeri juga bahkan ke negara yang lebih jauh yaitu Negara Jerman.

Terakhir, intinya janganlah merasa bangga terhadap diri sendiri dan meremehkan kehidupan orang lain. Orang yang kamu remehkan saat ini, bisa saja nanti ia menjadi orang yang sukses dibandingan kamu. Dan saat itu akan menjadi kisah yang tragis, ketika kamu meminta bantuan kepada orang yang telah kamu remehkan dulu.

Kita sebagai manusia harus saling mengasihi, saling berbagi, dan saling membantu terhadap satu sama lain. Semoga bermanfaat.

By

Leave a Reply