Kamu pasti akan sangat kesal kan jika berbicara dengan orang yang bau mulut. Namun, tidak sedikit orang yang sadar kalau dirinya punya masalah dengan bau mulut. Hal ini disebabkan oleh bakteri yang berkembang di dalam mulut tidak mampu dideteksi meskipun jarak antara mulut dengan hidung sangatlah dekat.

Jika kamu memiliki permasalahan dengan bau mulut, jangan biarkan hal ini berlarut-larut karena bau mulut yang dibiarkan akan memicu penyakit dan tentu saja membuat kepercayaan diri semakin berkurang.

Ciri-Ciri Bau Mulut

Jika kamu tidak bisa sensitif mengetahui apakah kamu sendiri memiliki masalah dengan bau mulut, maka kamu bisa mengetahuinya dengan cara meletakkan telapak tangan di depan mulut, lalu hembuskan napas dan ciumlah tanganmu. Jika tercium bau tak sedap, artinya kamu memang punya masalah bau mulut yang penyebabnya ada di dalam tubuhmu sendiri.

Selain itu, kamu juga perlu tahu kalau terdapat beberapa jenis bau mulut. Ada bau mulut yang disebabkan oleh puasa, tidak adanya aktivitas di mulut, dan kurang bicara sehingga produksi air liur menjadi berkurang dan mulut pun menjadi kering. Akibatnya, oksigen di mulu pun berkurang sehingga bakteri di dalamnya berkembang biak dengan lebih cepat. Bakteri inilah yang kemudian memecah asam amino sehingga sulfur di mulut menjadi lebih menigkat dan menyebabkan bau.

Sementara itu, ada juga bau mulut yang bersifat permanen sehingga terjadi dalam jangka waktu yang lama meskipun aktivitas mulut bekerja seperti biasanya. Jenis bau mulut ini tergolong sebagai penyakit akibat mulut yang terinfeksi oleh virus dan bakteri sehingga membuat kondisi gigi dan mulut menjadi tidak sehat, bahkan bagian tubuh lainnya.

Bau mulut sebenarnya merupakan kondisi mulut yang disebabkan oleh adanya gangguan di sekitar rongga mulut, seperti halnya gigi berlubang, karang gigi atau karies, radang gusi, sariawan, amandel, radang tenggorokan, penyakit saluran pencernaan, penyakit jantung, dan diabetes.

Cara Mengatasi Bau Mulut

Untuk mengatasinya, kamu perlu melakukan hal-hal berikut ini secara intens dan terus menerus meskipun bau mulut sudah hilang dengan sendirinya.

Sikat gigi minimal 2 kali sehari pada waktu pagi dan malam sebelum tidur. Bahkan jika mulutmu termasuk sensitif, kamu perlu menyikat gigi setelah makan di siang atau sore hari sekalipun. Hal ini sangat penting untuk dilakukan agar tidak terjadi penumpukan sisa makanan yang dapat diolah bakteri untuk menghasilkan bau mulut. Saat menyikat gigi, jangan lupa juga untuk membersihkan lidah karena bakteri juga ada di wilayah tersebut.

Periksakan gigi secara teratur agar mulut dan gigi terhindar dari berbagai penyakit. Lakukan pemeriksaan secara berkala setiap enam bulan sekali untuk mengetahui apakah gigimu dalam keadaan sehat atau tidak. Jika tidak, dokter akan memberi tahu permasalahannya dan akan mencarikan solusi terbaik untuk masalah gigi dan mulutmu.

Hindari mengonumsi makanan dan minuman yang dapat merangsang timbulnya bau seperti halnya bawang putih, petai, jengkol, buah durian, dan makanan dengan bau yang menyegak. Selain itu, hindari pula kebiasaan merokok yang bisa menyebabkan permasalahan serupa.

Minum air putih sebanyak delapan gelas sehari sehingga mulut tidak kekurangan okigen dan produksi air liur pun akan berjalan dengan normal.

Gunakan obat kumur setiap kali habis menyikat gigi untuk memaksimalkan perawatan kebersihan gigi dan mulutmu.

Jika semuanya sudah dilakukan namun juga kamu masih menghadapi permasalahan bau mulut, maka lakukan pengobatan dengan menggunakan obat herbal seperti berkumur atau meminum air sirih yang sudah direbus. Semoga berhasil!