Sign In

Remember Me

Opera Orang kaya

Opera Orang kaya

OPERA ORANG KAYA

Ada kapal berlabuh di pelabuhan

Ada empat penguasa didalamnya

Beradu hebat, membanding harta

Siapakah yang paling kaya…?

 

Inilah aku…

Harta berlimpah, uang berhamburan

Mobil tak satu,  banggakan hati

Kediaman, kemana saja ada

Usahaku kian menanjak

Layaknya air mengalir

Ini orang kaya,

Aku punya segalanya

 

Aku pun kaya

Uang segudang, bahkan dua pula

Punya mobil mewah, juga tak dua

Dua istri, dua anak

Rumah layaknya istana

Perusahaan ringan dipundak

Akulah yang terkaya

 

Bukankah aku yang paling kaya…?

Uang layaknya turun hujan dari langit

Emas bermunculan tanpa ragu

Mobil tak terkira

Bisnisku lancar berbunga

Jadi akulah yang paling kaya

 

Kalau begitu, kalian belum sekaya aku

Orang terakhir mulai bicara.

 

Aku tak punya apa yang kalian punya

Aku tak punya rumah

Uangpun sering kurang

Usahaku biasa-biasa saja

Istriku satu saja

 

Tiga orang penguasa menatapnya heran

Kenapa kami tak sekaya kau

Kau tak punya apapun…

Apa yang bisa kau banggakan…?

Pergilah…

Kau sungguh mengganggu

 

Si orang ke empat-mendecis

Dia mengumpat,

dasar orang kaya…! Sombong…!

Ini kapal penumpang, bukan Opera…!

Opera Orang Kaya bukan di sini…!

Turun kalian dari Kapalku…!

(Ternyata dia adalah Kapten kapal itu)


Leave a Reply