Sign In

Remember Me

Aleksandr Pushkin [1799-1837]

Aleksandr Pushkin [1799-1837]

 Aleksandr Pushkin adalah sastrawan termasyur dari negeri Beruang Merah atau Rusia. Dia juga dikenal sebagai peletak dasar kesusastraan Rusia modern. Dia mempergunakan bahasa dengan cara yang sederhana dan menjadi peletak dasar bagi para pengarang yang lain, seperti Ivan Turgenev, Ivan Goncharov, dan Leo Tolstoy. Karya-karyanya yang cukup termasyur antara lain adalah Bratya razboiniki (The Robber Brothers, 1827), Backhchisaraisky fontan (The Fountain of Backchisarai, 1824), Boris Godunov (1831), Kamenny gost (The Stone Guest, 1839), Kapitanskaya dochka (1836, The Captain’s Daughter), Arap Petra Velikogo (1937, The Negro of Peter the Great), dan lain-lain. Karyanya meliputi berbagai genre, yakni puisi, novel, drama, dan cerita yang lain.

Dalam sejarah sastra Rusia, sastrawan ini lebih termasyur sebagai seorang penyair. Puskhin sendiri dilahirkan di Moscow pada tanggal 6 Juni 1799. Dia berasal dari keluarga aristrokrat. Ibunya sendiri berasal dari keturunan Abram Hannibal yang merupakan generasi Abasyian, yakni budak yang dibawa dari Konstantinopel dan diadopsi oleh Kaisar, Peter Yang Agung.  Hal ini seperti yang diungkapkanya dalam novel Arap Peter Velikogo yang diterbitkan tahun 1837. Keluarga Puskhin mengadopsi tradisi budaya Perancis. Bahkan, adik dan kakak perempuannya belajar membaca dan menulis bahasa Perancis. Puskhin banyak mendapat didikan berbagai tradisi dan cerita-citra tentang Rusia. Ketika kecil, dia banyak menyendiri, membaca buku-buku di perpustakaan pribadi ayahnya dan mendengarkan pembicaraan para sastrawan yang datang ke rumahnya.

Tahun 1811, Puskhin masuk untuk belajar pada Imperial Lyceum di Tsarskoye Selo. Dalam Imperial Lyceum, dia memulai karirnya sebagai penulis dengan mempublikasikan karya dengan judul Vestnik Evropy (The Messenger of Europe) pada tahun 1814. Dalam karya awalnya ini, dia mengikuti gaya penulisan  puisi romantik kontemporer seperti Batyushkov dan Zhukovsky ataupun gaya romantik di Perancis abad ke-17 dan ke-18.  Selain itu, selama belajar di Imperial Lyceum dia juga telah menyelesaikan karya puisi romantiknya, Ruslan and Lyudmila yang diterbitkan tahun 1820 dan ditulis dengan gaya puisi naratif, seperti Aristo dan Voltaire dengan memadukan gaya foklore Rusia. Ruslan sendiri adalah model hero dari tradisi Rusia yang melakukan berbagai petualangan sebelum menemukan pengantinnya.

Tahun 1817, Puskhin meninggalkan Lyceum dan bekerja di St. Petersburg. Di kota tersebut, dia terpilih sebagai eksekutif kelompok perkumpulan sastra Arzamas. Dia juga aktif dalam gerakan pembebasan yang menyerang kaum aristrokrat.dia juga tercatat bergabung dalam kelompok Green Lamp yang didirikan pada tahun 1818. Dia terlibat dalam berbagai diskusi kesastraan dan sejarah, yang selanjutnya kelompok ini menjadi bagian dari Union of Welfare.di kota ini, dia mulai menyebarkan manuskripnya yang berjudul Volmost (1817) dan Derevnya (1819). Manuskrip karyanya tersebut terpengaruh oleh pemikiran dari A.N. Radishchev. Masa ini dia juga terlibat dalam gerakan revolusi Rusia meskipun mengalami kegagalan, tetapi menjadi langkah awal bagi revolusi Rusia berikutnya. Karena akitivitas ini, dia tidak diizinkan berada di St. Petersburg dan dikirim ke daerah selatan, seperti Yekaterinoslav hingga berkeliling ke daerah Caucasus dan terkahir di daerah Crimea.

Dalam pembuangannya di daerah selatan ini, dia menulis puisi dengan gaya romantik seperti Kavkazski plennik (1822, The Prisoner of the Caucacus). Dalam kumpulan puisi tersebut, Puskhin menciptakan pengalaman psikologisnya sebagai representasi dari kebangkitan jiwa Rusia. Kumpulan puisi berikutnya adalah Bratya razboiniki atau The Robber Brothers yang ditulis pada tahun 1821-1822 dan diterbitkan pada tahun 1827. Puisi ini menyerap gairah dan semangat kebebasan yang didasarkan pada peristiwa yang terjadi selama dirinya tinggal di daerah Yekaterinoslav. Karya selanjutnya adalah Backhchisaraisky fontan (The Fountain of Backhchisarai) yang ditulis pada tahun 1821-1823 dan diterbitkan pada tahun 1824. Karya ini didasarkan atas cerita legenda di daerah Cremia. Selain karya-karya tersebut, selama berada di daerah selatan Rusia, karya-karya yang lain adalah Yevgeny Onegin yang berisi tentang gambaran kehidupan masyarakat Rusia dan At Kishinyov and Odesa yang merupakan gabungan dari karya ketika berada di Kishinyov (1820-1823) dan Odessa (1823-1824).

Dari pengungsian di daerah selatan, Puskhin berpindah tempat ke daerah Mikhaylovskoye. Meskipun tinggal di daerah tersebut selama dua tahun, Puskhin merasa tidak berbahagia. Ketidakbahagiaan ini menjadikan Puskhin cukup produktif dalam berkarya. Dia mulai tertarik pada cerita rakyat dan lagu rakyat. Puisi baladanya pada periode ini sangat dipengaruhi oleh cerita rakyat, misalnya balada “Zhenikh” (1825, The Bridegroom). Karya yang lain adalah Tsygane yang diterbitkan pada tahun 1827 (The Gypsies). Karya ini dipandang sebagai karya roman yang cukup matang dalam karir Puskhin sebagai penulis. Roman ini menghadirkan sosok gypsi tua yang ingin membebaskan dirinya dari situasi yang membelenggunya dengan menghadirkan tokoh pahlawan yang romantik. Selain karya tersebut, ketika tinggal di Mikhaylovskoye dia juga menghasilkan karya yang lain seperti Yevgeny Onegin, kumpulan puisi Count Nulin (1825, terbit tahun 1827) yang didasarkan atas kehidupan di daerah tersebut. Karyanya yang cukup terkenal ketika tinggal di daerah ini adalah Boris Godunov yang ditulis tahun 1824-1825 dan terbit pada tahun 1831. Karya ini merupakan bentuk tragedi dengan gaya Klasik teater Perancis yang dikonstruksi dengan prinsip drama Shakespeare khususnya tentang sejarah dan tragedi.

Setelah kembali dari pengasingan pada tahun 1825 ketika Tsar Nicholas I naik tahta, Puskhin mulai menikmati popularitasnya. Sejak perjumpaan dengan Kaisar, Puskhin mulai tertarik dengan reformasi bagi negaranya. Di tahun 1831,Puskhin menikah dengan Natalya Nikolayevna Gonchrova dan tinggal di St. Petersburg. Dia bekerja pada pemerintahan Kerajaan sebagai komisi sejarah untuk Kasair Peter Yang Agung.  Sekitar tiga tahun berikutnya, dia menerima penghargaan dari pemerintah sebagai Kammerjunker, satu penghargaan untuk penjaga raja. Puskhin sendiri meninggal dunia pada bulan Januari tahun 1837 di St. Petersburg. Karya-karyanya pada masa setelah dari pengasingannya berbentuk prosa liris, kadang sartiris, dan berhubungan dengan sejarah negeri Rusia yang dipadukan dengan gaya cerita rakyat dari Rusia. Karya-karyanya yang lain diantaranya adalah Istoriya sela Goryukhina (1837, History of the Village of Goryukhino), sebuah novel yang berjudul Dubrovsky (1837), sebuah drama yang berjudul Stseny iz rytsarskikh vremen (terbit pada tahun 1837). Karyanya yang termasyur lainnya adalah Istoriya Pugachova (yang ditulis tahun 1833 dan terbit pada tahun 1835). Karya tersebut berisi tentang sejarah pemberontakan. Karya-karya dari Puskhin ini juga sangat penting sebagai simbol puisi nasional Rusia dan hal itu dikenalkan oleh pengarang ternama Rusia lainnya, N. V. Gogol sebagai seorang pengarang muda yang kontemporer pada masa itu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dwi Susanto, menyelesaikan pendidikan di bidang Ilmu Sastra di Fakultas Ilmu Budaya UGM. Buku yang telah diterbitkan diantaranya adalah Hikayat Siti Mariah Perselingkuhan Estetik Pramoedya Ananta Toer (2009), Orang Cina dalam Sastra Indonesia (2009), Pengantar Teori Sastra (2011), Kamus Istilah Sastra (2015), dan Pengantar Kajian Sastra (2016). Pernah diundang untuk mempresentasikan hasil penelitiannya tentang budaya peranakan Tionghoa Indonesia pada konferensi Internasional ISSCO (International Society for Study of Chinese Overseas) di Chinese University of Hongkong (2011) dan pernah menjadi dosen tamu di Wako University, Tokyo, Jepang (2011). Dwi Susanto tertarik pada dunia bacaan anak, hiburan, dan lain-lain. Buku yang lain yang akan terbit adalah cerita anak dan bidang seni dan budaya. Saat ini penulis tinggal di Yogyakarta.

2 Comments

  1. Tulisan-tulisannya menarik, pak. Salam kenal!

  2. Terima kasih. Mari berbagi informasi.

Leave a Reply