Kabar Tentang Desas Desis Kenaikan Harga Rokok

Kabar Tentang Desas Desis Kenaikan Harga Rokok – Berbagai pendapat bermunculan menanggapi soal wacana Kabar Tentang Desas Desis Kenaikan Harga Rokok menjadi Rp50 ribu per bungkus. Ada yang setuju dan tidak akan usulan menaikkan harga rokok ini.Menurut warga Jakarta, Muhammad Sendy, meskipun harga rokok akan menjadi dua kali lipat, dia tetap akan melanjutkan kebiasaannya. Harga rokok yang akan menjadi Rp50 ribu per bungkus, tak bermasalah buat Sendy yang bekerja sebagai pembuat video paruh waktu. 

16-1

Kabar Tentang Desas Desis Kenaikan Harga Rokok  / Wacana kenaikan harga rokok Rp50 ribu bermula dari hasil studi yang dilakukan Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, oleh Hasbullah Thabrany dan rekan-rekannya.

Dari studi itu terlihat keterkaitan antara harga rokok dan jumlah perokok. Lewat survei seribu orang, sebanyak 72 persen mengatakan akan berhenti merokok kalau harga rokok di atas Rp50 ribu.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Promosi Kesehatan (SDKPK) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Irma Agristina, berharap pemerintah pusat merealisasikan wacana kenaikan harga rokok.

“Seharusnya harga rokok semakin tidak terjangkau khususnya oleh pelajar, karena dampak buruk dari kecanduan merokok tidak hanya mengganggu kesehatannya saja, tetapi bisa merusak psikologi si pencandu khususnya dari kalangan pelajar,”

Kabar Tentang Desas Desis Kenaikan Harga Rokok / wacana kenaikan harga rokok tak akan efektif untuk menekan jumlah perokok aktif.mereka yang sudah kecanduan merokok bakal mencari cara lain untuk menghisap produk berbahan baku tembakau itu. misal akan lebih banyak orang yang ngelinting tembakau sendiri. Pasti harganya jauh lebih murah, meski sedikit sulit,