Sign In

Remember Me

ketegaranku

Hari demi hari telah aku lewati tak satupun aku menemui sebuah titik terang untukku berjalan kearah yang memiliki banyak cahaya,namun aku belum juga menyerah untuk menemukannya walau rasa lelah yang aku rasa teramat berat dalam diriku. Kemudian aku terus dan terus berjalan dengan lurus tanpa melirik kiri dan kanan,karna aku ingin menemukan titik terang tersebut aku tidak pernah menghiraukan apa yang ada dikiri dan kananku,aku berfikir semua itu tidak perlu untuk aku hiraukan,karna aku menganggap semua itu bagaikan kumbang yang ingin membuyarkan kefokusan aku untuk terus melaju dan melaju.

Dalam perjalananku untuk dapat mencari hal tersebut,aku sempat terjebak pada sebuah ruang yang sangat gelap sehingga aku tidak dapat berjalan lagi,setelah aku terjebak pada ruang tersebut aku tidak juga berhenti untuk terus melaju demi mendapatkan titik itu,karna aku yakin titik yang aku harapkan itu akan aku dapatkan dengan berbagai cara yang akan aku lakukan untuk mendapatkannya. Setelah aku berada ditengah-tengah kegelapan akupun berhenti sejenak tapi bukan berarti aku sudah menyerah,itu tidak akan membuat aku pasrah dan menyerah. Walaupun aku tidak dapat melihat dengan mataku,,aku masi bisa melihat dengan mata hatiku sendiri,aku memohon pertolongan pada Allah bukakanlah mata hatiku supaya aku dapat melihat walaupun dalam kegelapan.

Alhamdulillah dengan izin dan pertolonganNya aku dapat berjalan lagi seperti ibaratnya air yang mengalir walaupun akan tersandung berbagai macam persoalan tetap akan mengalir dengan sendirinya,tepat pada penghujungan aku menemukan sebuah pintu yang sangat susah dibuka tapi tidak juga aku mengurungkan niatku untuk terus berusaha dan juga berusaha supaya aku dapat menemukan titik terang tersebut. Namun pada akhirnya dengan izin dan pertolongan dariNya akupun bisa membuka pintu yang telah lama terdiam dan berkarat,setelah aku berhasil membuka pintu itu aku bisa melihat begitu banyak cahaya yang tersimpan dibalik pintu yang tertutup tadi,tapi yang aku liat bukanlah cahaya biasa melainkan cahaya yang belum pernah aku liat sebelumnya dan itulah yang dinamakan titik terang dalam kegelapan. Akhirnya akupun meraih titik terang tersebut untuk menuntunku melanjutkan arah perjalananku yang telah tertunda tadi,aku terus berjalan dalam keyakinanku yang teramat sangat aku yakini. Setelah aku mendapatkan titik terang yang sebenarnya lalu aku masuk pada sebuah tempat yang belum pernah aku masuk sebelumnya,lalu aku melihat kearah yang paling sudut ada sebuah meja yang diatas meja tersebut ada dua buah kotak yang satunya besar dan yang satunya lagi kecil,aku harus memilih salah satu dari kotak itu tapi aku bingung harus memilih yang mana,aku juga berdiam diri dan memohon sebuah petunjuk dari Allah agar dapat menunjukkan mana yang harus aku pilih,jadi,,aku memutuskan untuk memilik kotak yang kecil,kenapa aku lebih memilih yang kecil..?
Karna ,,aku tak menginginkan sesuatu hal yang lebih untukku simpan bahkan aku lebih menginginkan sesuatu hal itu walaupun kecil tapi tampak sederhana untuk aku miliki dan aku simpan.

Leave a Reply