5.kurangnya komunikasi
Pernikahan adalah sesuatu yang sangat ditunggu bagi setiap pasangan
yang telah menjalin hubungan dengan serius. Bagi sebagian orang,
pernikahan adalah sebuah goal bagi hubungan mereka yang telah terjalin
selama ini. Tapi bagaimana jika ternyata pernikahan  malah menjadi awal
kehidupan baru mereka yang ternyata berbeda 180 derajat saat seperti
berpacaran dulu?
Ya, pernikahan bukanlah akhir dari suatu hubungan melainkan awal dalam menjalani kehidupan sebagai suami istri. Bagi sebagian pasangan mungkin tidak akan mengalami perubahan yang signifikan. Namun, ada juga pasangan yang merasa kehidupan mereka berubah setelah menikah. Dan perubahan-perubahan ini kerap terjadi pada pria.

Perubahan apa saja yang mungkin terjadi pada pria, antara lain :

1.EGOIS

Para pria yang telah menjadi suami biasanya akan menjadi lebih egois, karena mereka merasa bahwa sekarang mereka adalah seorang suami dan juga kepala rumah tangga. Predikat itulah yang membuat mereka merasa mempunyai kedudukan diatas dan istri dibawah yang harus tunduk dan patuh pada kemauan dan ketetapan mereka. Apapun yang pria lakukan,mereka akan menganggap bahwa hal itu wajar karena mereka laki-laki,suami,dan kepala rumah tangga. Padahal sejatinya, dalam rumah tangga haruslah saling mengerti dan seimbang.

2.TIDAK PERHATIAN
Saat berpacaran dulu, tentu banyak sekali kado maupun hadiah dari seorang pria untuk menyenangkan hati pasangannya. Sang pria tidak akan pernah lupa memberi kado atau bunga atau coklat pada pasangannya setiap hari ulang tahun, natal, valentine, dan hari-hari penting lainnya. Bahkan berkencan setiap malam minggu saja pasti membawakan sesuatu sebagai hadiah. Namun, banyak pria setelah menikah akan lupa dengan semua hari-hari penting dan bersejarah dalam hidupnya dan istrinya. Padahal, wanita pada umumnya sangat senang diperhatikan bahkan sampai ke hal-hal kecil sekalipun yang kadang tidak penting bagi seorang pria.

3.TIDAK ROMANTIS
Banyak panggilan sayang saat masih berpacaran. Mulai dari sayang, honey, sweetheart, baby, sampai pada julukan-julukan yang hanya dimengerti oleh pasangan tersebut saja. Namun, setelah menikah banyak panggilan-panggilan sayang itu hilang. Begitu juga hal-hal romantis yang biasanya dulu dilakukan seperti dinner bareng, kejutan-kejutan saat berkencan, dan kata rayuan serta pujian yang membuat wanita yang mendengarnya akan tersipu malu dan tidak bisa tidur semalaman. Setelah menikah, semuanya itu perlahan hilang. Yang dulunya jarang bertemu sehingga saat bertemu segala persiapan kencan disiapkan dengan baik dan segala puja puji dikeluarkan, sedangkan sekarang karena sudah tinggal bersama dan setiap hari bertemu tidak ada lagi perjuangan menjadi romantis untuk merebut hati pasangannya seperti dulu. Padahal wanita sangat menyukai saat-saat romantis dalam hidupnya. Tidak ada salahnya romantis kepada istri dan membuatnya tersipu malu. Itu akan membuat pernikahan kalian terasa harmonis, penuh kasih sayang dan cinta.

4.MEMBATASI PERGAULAN
Banyak para pria setelah menikah akan melarang istrinya tidak boleh bergaul dengan teman-temannya terutama yang berlawanan jenis. Dan larangan tersebut bersifat mutlak dan harus dipatuhi karena mereka adalah suami dan kepala rumah tangga (poin no.1). Padahal, wanita sangat menyukai bersosialisasi karena ada keseruan yang hanya dimengerti oleh kaum hawa saat berkumpul bersama teman dan dapat membuat apa saja untuk menjadi topik pembicaraan, dan wanita dapat merasa menjadi diri sendiri saat ditengah teman-temannya. Jadi apa salahnya membiarkan istrimu bergaul dengan temannya selama pergaulan itu tidak salah jalan. Toh, dia juga membutuhkan teman dan waktu untuk bersenang-senang.

5.KURANG KOMUNIKASI
Dulu setiap 1 jam sekali telpon atau sms bertanya walau hanya bertanya sedang apa?, lagi dimana?, sudah makan atau belum?, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya. Namun setelah menikah, jangankan telpon atau sms setiap 1 jam sekali, bahkan kadang tidak ada kabar sama sekali seharian hingga pulang kerja. Sesekali, jika waktumu dikantor sedang luang tidak ada salahnya menanyakan kabar istri atau hanya berkirim pesan mesra singkat. Wanita akan menganggap bahwa prianya masih mengingatnya di sela-sela kesibukannya.

6.TIDAK DAPAT MENJADI TEMPAT BERMANJA LAGI
Memang para suami pasti lelah bekerja seharian dikantor, dan saat pulang dirumah yang diharapkan hanyalah bisa secepatnya beristirahat. Namun, sebagai istri juga ada rasa kangen seharian tidak bertemu dan ingin bermanja-manja dengan suami untuk melepaskan kangen. Jadi meskipun suami capek dan lelah, luangkan sedikit waktu untuk memanjakan istrimu bisa hanya dengan obrolan ringan, candaan kecil dan kecupan hangat sebelum tidur. Wanita akan sangat menghargai sedikit waktu yang telah pria berikan untuk melepaskan kangen. 

7.TIDAK PUNYA WAKTU BERDUA
Suami selalu ingin memenuhi kebutuhan rumah tangganya sehingga ia akan menjadi seorang pekerja keras demi keluarganya. Rela bekerja dari pagi hari hingga lembur larut malam sehingga terkadang sudah tidak sempat bertemu atau berbicara lagi dengan istri karena pulang sudah terlalu malam dan sangat lelah. Memang sangat baik suami rajin bekerja demi keluarganya, namun jangan jadikan uang dan pekerjaan sebagai prioritas utamamu. Tetap keluargamu yang harus nomor satu. Jadi,manfaatkanlah hari liburmu untuk berkencan dengan istrimu dengan melakukan kegiatan berdua seperti menonton, berenang, bersepeda, jalan-jalan ataupun hanya bercanda dirumah sambil menonton dan menikmati pop corn berdua. Berasa pacaran lagi kan? 

Wanita yang mau menikahi seorang pria pasti wanita yang mencintai sosok pria tersebut saat berpacaran dulu. Janganlah berubah, karena itu akan membuat wanita merasa menikahi sosok yang berbeda seperti menikahi orang yang tidak dikenal.

Ada baiknya berubah demi kehidupan yang lebih baik tapi jangan menghilangkan poin-poin penting yang dapat mewujudkan suatu pernikahan yang harmonis, penuh kasih sayang, bahagia dan diberkati.