Sign In

Remember Me

laba-laba dan belalang

laba-laba dan belalang

Andi Sagala adalah orang psikopat. Andi telah melakukan banyak pembunuhan, pembunuhan hanya kepada teman baiknya, pembunuhan dilakukan untuk mendapat inspirasi karena dia penulis. Karangannya berjudul laba-laba. Laba-laba juga merupakan serangga kesukaan, dia pilih laba-laba Karena serangga ini membuat jebakan untuk mangsa. Seperti Andi menjebak temannya untuk mendapat inspirasi untuk hasil karya tulisan.

            Polisi selalu melakukan investigasi terhadap kasus ini, tapi tidak berhasil. Andi terlalu pintar sembunyi. Andi punya pengalaman bersama adiknya ketika ingin menjadi penulis. Adiknya seorang perempuan, sayangnya dia telah meninggal. Saat remaja Andi memulai tulisannya, adiknya sendiri adalah pesaing dekat. Pernah suatu ketika Andi ikut lomba tulis cerita, cerita Andi diterbitkan karena terpilih, tidak disangka adiknya ikut dalam lomba tapi gagal.

            Berkali-kali Andi ikut lomba ceritanya terbit, beda dengan adiknya ikut lomba berkali-kali ceritanya gagal diterbitkan. Hingga dia frustasi dan berencana membunuh Andi. Ketika makan malam adiknya mengambil pisau dan menikam. Untungnya serangannya meleset dan malah dia yg menerima tangkisan dari Andi. Karena merasa kalah dia mengambil pistol dari saku dan menembak. Dengan cepat Andi menghindar dan peluru mengenai kompor.

            Tanpa hitungan kompor meledak dan rumah terbakar. Andi berhasil diselamatkan kecuali adiknya. Diperkirakan dia mati. Untuk Andi dia malah tidak waras dan mulai suka membunuh karena melihat adiknya ingin mecelakai kakaknya sendiri. dia malah lupa nama adiknya karena syok dengan kejadian barusan. Itulah awal mulanya penyebab dirinya psikopat.

            Suatu hari Andi bertemu perempuan yg kemungkinan akan menjadi pasangan. Dia cantik dan menarik perhatian Andi. Namanya Diva. Pada saat itu dia memakai baju lengan panjang. Suatu hari Andi mengajak makan malam dengan Diva di rumahnya. Diva masih memakai baju lengan panjang. Mereka makan sambil berpegangan tangan dan saling berpandangan.

            “tanganmu kenapa?” Tanya Andi. Jika dilihat lebih teliti, tangannya penuh perban. Tidak cuma 1 sebelahnya juga.

            “tergores pisau.”

            “wajahmu membuatku ingat pada seseorang.” Kata Andi.

            “masa sih?”

            “kamu suka serangga, Diva?”

            “suka.”

            “aku suka laba-laba, kalau kamu?”

            “aku suka belalang.”

            “kenapa?”

            “menurutku laba-laba cuma membuat jebakan dan menunggu mangsa.” Kata Diva. “sedangkan belalang setelah kawin si betina akan memakan si jantan.”

            Terlontar kalimat melamar aneh dari Andi “apakah kau ingin menikah denganku?”

            “sebenarnya makan malam merupakan pengalaman kematianku.” Kata Diva. “sekarang aku akan mengubahnya menjadi karanganku.”

            Kemudian Andi kaget karena Diva mengeluarkan pistol dari saku dan ditembak. Andi tergeletak di lantai dan mati.

            Diva akhirnya berhasil menyelesaikan buku pertama dan diberi judul Belalang. Diva senang karena Andi telah lupa adiknya sendiri dan identitas asli. Tangannya Diva bukan tergores pisau tapi terbakar oleh api. Nama aslinya adalah Diva Sagala.

 

 

 

 


By

1 Comment

  1. Mantap khem !!!, Teruskan karya2 mu

Leave a Reply