Sign In

Remember Me

CONTOH PEMBUATAN LAPORAN PKL UNTUK SISWA SMK

BAB I

PENDAHULUAN

 

  • Latar Belakang

Latar belakang pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerin) di PT. Krakatau Steel. yang di tempatkan pada bagian workshop adalah salah satu program pendidikan yang diwajibkan bagi semua siswa SMK Negeri maupun Swasta, khususnya bagi kelas dua atau kelas tiga guna mengikuti salah satu persyaratan untuk mengikuti Ujian Nasional (UN).

Praktek Kerja Industri (Prakerin) merupakan pendidikan yang dilakukan siswa di suatu perusahaan atau instansi, dimana siswa dapat memantapkan pelajaran yang telah diperoleh dari sekolah dan memahami tentang tata cara bekerja yang baik menurut peraturan yang telah ditentukan, sehingga dapat mengetahui sejauh mana kemampuannya dalam melakukan suatu pekerjaan. Praktek Kerja Industri (Prakerin) yang dilaksanakan selama 1 bulan atau lebih. Selama waktu tersebut siswa dapat mengetahui dan mengembangkan kemampuannya dalam dunia kerja sehingga siswa tidak asing dalam memasuki lapangan pekerjaan di masa yang akan datang.

Praktek Kerja Industri (Prakerin) yang telah penulis lakukan di PT. Krakatau Steel, memberikan banyak pengetahuan dan pengalaman bagi penulis khususnya dalam disiplin ilmu yang dipelajari.

 

  • Dasar hukum Pendidikan Sistem Ganda

Pelaksanaan Program Pendidikan Sistem Ganda / Praktek Kerja Industri ini memiliki dasar hukum, yaitu :

  • Pendidikan Nasional yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa diselenggarakan secara terpadu dan diarahkan pada peningkatan kualitas serta jumlah dan kualitas pendidikan dan kejuruan, sehingga memenuhi kebutuhan Pembangunan Nasional dengan memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (GBHN 1993).
  • Kualitas pendidikan perlu disesuaikan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan perkembangan pembangunan. Perlu pula terus dikembangkan kerjasama antara dunia pendidikan dan dunia usaha dalam rangka pendidikan dan pelatihan untuk memenuhi tenaga kerja yang cukup dan terampil bagi pembangunan sehingga tercipta keterpaduan dengan perencanaan tenaga kerja nasional. (GBHN 1993).
  • Perlu diadakan penyesuaian kuriklum dan isi pendididan serta penaraan kelembagaan pendidikan menengah, termasuk pendidikan menengah kejuruan yang merupakan pembekalan pendidikan tinggi atau bekal hidup dalam masyarakat. (GBHN 1993).
  • Peningkatan kualitas tenaga kerja merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat serta badan usaha yang memakai tenaga kerja. (GBHN 1993).
  • Penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan 2 (dua) jalur, yaitu jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah. (UU SPN BAB IV Ps. 10 ayat (1) Tahun 1989).
  • Penyelenggaraan sekolah menengah dapat bekerjasama dengan masyarakat terutama dengan dunia usaha dan para dermawan untuk memperoleh sumber daya dalam rangka menunjang penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan. (PP 29 BAB XI Ps. 29 ayat (1)).
  • Pengadaan dan pendayagunaan sumber daya pendidikan dilakukan oleh pemerintah, masyarakat dan atau keluarga peserta didik. (UU SPN BAB VIII Ps. 33).
  • Masyarakat sebagai mitra pemerintah berkesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta dalam penyelenggaraan pendidikan nasional (UU SPN BAB XIII Ps. 47 ayat (1) ).
  • Peran serta masyarakat dapat berbentuk pemberian kesempatan untuk magang dan atau latihan kerja. (PP 39 BAB III Ps. 4 Butir 8).
  • Pemerintah dan masyarakat menciptakan peluang yang lebih besar untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam Sistem Pendidikan Nasional. (PP 39 BAB VI Ps. 8 ayat (2)).
    • Tujuan Pendidikan Sistem Ganda

Maksud pelaksanaan Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan jenjang pendidikan yang diambil oleh penulis. Secara garis besar tujuan Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini adalah agar penulis mengetahui aplikasi di lingkungan kerja, khususnya di PT. Krakatau Steel.

Adapun secara detail, Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini bertujuan :

  1. Bagi Siswa
  2. Untuk memperoleh kesempatan dalam menganalisa permasalahan yang ada di lapangan berdasarka teori yang diperoleh selama proses belajar.
  3. Memperoleh wawasan tentang dunia kerja dan sebagai proses adaptasi terhadap lingkungan dunia kerja khususnya di Krakatau Engineering. Bagi Institusi Pendidikan
  4. Menjalin kerja sama antara pihak sekolah dengan dunia industri
  5. Mendapatkan bahan masukan pengembangan teknis pengajaran dalam rangka link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
  6. Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi.
  7. Bagi Perusahaan
  8. Membina hubungan yang baik dengan pihak institusi pendidikan.
  9. Untuk merealisasikan partisipasi dunia usaha terhadap pengembangan dunia pendidikan.

 

  • Tujuan Pembuatan atau Penulisan Laporan PSG

Laporan adalah suatu pemberitahuan dari siswa kepada sekolah dan perusahaan yang disampaikan secara tertulis setelah siswa tersebut melaksanakan Praktek Kerja Lapangan atau PSG selama satu bulan yang mempunyai tujuan sebagai berikut ;

  • Syarat menyelesaikan evaluasi tahap akhir sekolah
  • Bukti laporan kepada perusahaan
  • Bukti telah menyelesaiakan Praktek Kerja Lapangan atau PSG.

 

BAB II
BIOGRAFI PERUSAHAAN

 

  • Sejarah PT. Krakatau Steel

Di suatu masa pada 1960, Presiden Soekarno mencanangkan Proyek Besi Baja Trikora untuk meletakkan dasar industri nasional yang tangguh. Sepuluh tahun kemudian tepatnya 31 Agustus 1970, berdirilah PT Krakatau Steel (Persero) yang memanfaatkan kembali peralatan-peralatan dari proyek itu yang berbentuk pabrik kawat baja, pabrik baja tulangan dan pabrik baja profil. ada 1977, Presiden Suharto meresmikan mulai beroperasinya produsen baja terbesar di Indonesia itu.

Perkembangan Krakatau Steel sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri baja berlangsung cukup maju. Dalam kurun waktu kurang dari sepuluh tahun, Perseroan sudah menambah berbagai fasilitas produksi seperti Pabrik Besi Spons, Pabrik Billet Baja, Pabrik Batang Kawat, serta fasilitas infrastruktur berupa pusat pembangkit listrik, Pusat Penjernihan Air, pelabuhan khusus Cigading dan sistem telekomunikasi. Dengan perkembangan ini, PT Krakatau Steel (Persero) menjadi satu-satunya perusahaan baja yang terpadu di Indonesia.

Tidak berhenti di sana, Perseroan terus mengembangkan produksi berbagai jenis baja untuk bermacam keperluan, seperti baja lembaran panas, baja lembaran dingin dan batang kawat. Saat ini, Krakatau Steel memiliki kapasitas produksi baja kasar sebesar 2,45 juta ton per tahun untuk mendukung produksi baja tersebut. Dan dengan sepuluh anak perusahaan Krakatau Steel sanggup mendiversifiasi usahanya pada usaha-usaha penunjang yang menghasilkan berbagai produk baja bernilai tambah tinggi (seperti pipa spiral, pipa ERW, baja tulangan, baja profil), meyediakan industri utilitas (air bersih, tenaga listrik), industri infrastruktur (pelabuhan, kawasan industri), industri jasa teknik (konstruksi, rekayasa), teknologi informasi, serta menyediakan layanan kesehatan (rumah sakit). Produk- produk baja Krakatau Steel ini tak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan baja nasional, tetapi juga dipasarkan secara internasional.

Kemampuan teknis Krakatau Steel yang tinggi sudah diakui menurut standar internasional sejak dahulu kala. Bahkan pada 1973 Perseroan sudah memperoleh Sertifiat ASTM A252 dan AWWA C200, serta pada 1977 memperoleh Sertifiat API 5L untuk produksi pipa spiral. Sertifiat ISO 9001 diperoleh PT Krakatau Steel (Persero) pada 1993 dan telah ditingkatkan menjadi ISO 9001:2000 pada 2003. Sementara itu, SGS internasional memberikan Sertifiat ISO 14001 pada 1997 atas komitmen Perseroan pada kesadaran lingkungan dan keselamatan kerja.   

Pada 10 November 2010, di tengah kondisi pasar yang masih bergejolak, PT Krakatau Steel (Persero) berhasil menjadi perusahaan terbuka dengan melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Pada tahun 2011, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. membukukan pendapatan bersih sebesar Rp17,9 triliun dan laba bersih Rp1,02 triliun. Pada tahun 2011, Perseroan dan anak perusahaan dengan aset senilai Rp21,5 triliun memiliki 8.023 orang karyawan.

 

  • Visi, Misi, Nilai dan Falsafah
  1. Visi 
    Perusahaan baja terpadu dengan keunggulan kompetitif untuk tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan menjadi perusahaan terkemuka di dunia.

 

  1. Misi
    Menyediakan produk baja bermutu dan jasa terkait bagi kemakmuran bangsa.

 

  1. Nilai Perusahaan
  • Competence
    Mencerminkan kepercayaan akan kemampuan diri serta semangat untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, keahlian, dan sikap mental demi peningkatan kinerja yang berkesinambungan.
  • Integrity
    Mencerminkan komitmen yang tinggi terhadap setiap kesepakatan, aturan dan  ketentuan serta undang-undang yang berlaku, melalui loyalitas profesi dalam memperjuangkan kepentingan perusahaan.
  • Reliable
    Mencerminkan kesiapan, kecepatan dan tanggap dalam merespon komitmen dan janji, dengan mensinergikan berbagai kemampuan untuk meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan.
  • Innovative
    Mencerminkan kemauan dan kemampuan untuk  menciptakan gagasan baru dan implementasi yang  lebih baik dalam  memperbaiki kualitas proses dan hasil  kerja diatas standar.

 

  1. Falsafah Perusahaan

Kemitraan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan.

 BAB III

LANDASAN TEORI

 

  • Pendahuluan

Mesin-mesin listrik digunakan untuk mengubah suatu bentuk energi ke energi yang lain, misalnya mesin yang mengubah energi mekanis ke energy listrik disebut generator, dan sebaliknya energi listrik menjadi energy mekanis disebut motor. Masing-masing mesin mempunyai bagian yang diam dan bagian yang bergerak.

Bagian yang bergerak dan diam terdiri dari inti besi, dipisahkan oleh celah udara dan membentuk rangkaian magnetic dimana fluksi dihasilkan oleh aliran arus melalui kumparan/belitan yang terletak didalam kedua bagian tersebut.

Motor induksi sangat banyak digunakan di dalam kehidupan sehari-hari baik di industri maupun di rumah tangga. Motor induksi yang umum dipakai adalah motor induksi tiga phasa dan motor induksi satu phasa. Motor induksi tiga phasa dioperasikan pada sistem tigaphasa dan banyak digunakan didalam berbagai bidang industri, sedangkan motor induksi satu phasa dioperasikan pada sistem satu phasa yang banyak digunakan terutama pada penggunaan untuk peralatan rumah tangga seperti kipas angin, lemari es, pompa air, mesin cuci dan sebagainya karena motor induksi satu phasa mempunyai daya keluaran yang rendah. Dalam tugas akhir ini motor induksi yang digunakan adalah motor induksi tiga phasa, oleh karena itu motor yang akan dibahas dalam bab ini adalah motor induksi tiga phasa.

Motor induksi merupakan motor listrik arus bolak balik (AC) yang paling luas digunakan. Penamaannya berasal dari kenyataan bahwa motor ini bekerja berdasarkan induksi medan magnet stator ke statornya, dimana arus rotor motor ini bukan diperoleh dari sumber tertentu, tetapi merupakan arus yang terinduksi sebagai akibat adanya perbedaan relatif antara putaran rotor dengan medan putar (rotating magnetic field) yang dihasilkan oleh arus stator.

Bentuk fisik dari motor induksi tiga phasa dapat dilihat pada gambar berikut ini :

Belitan stator yang dihubungkan dengan suatu sumber tegangan tiga fasa akan menghasilkan medan magnet yang berputar dengan kecepatan sinkron. Medan putar pada stator tersebut akan memotong konduktor-konduktor pada rotor, sehingga terinduksi arus; dan sesuai dengan Hukum Lentz, rotor pun akan ikut berputar mengikuti medan putar stator.

Perbedaan putaran relative antara stator dan rotor disebut slip. Bertambahnya beban, akan memperbesar kopel motor, yang oleh karenanya akan memperbesar pula arus induksi pada rotor, sehingga slip antara medan putar stator dan putaran rotor pun akan bertambah besar. Jadi, apabila beban motor bertambah, putaran rotor cenderung menurun.

 

  • Pengertian Motor Listrik

Motor listrik adalah mesin yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Prinsip kerjanya berdasarkan hukum gaya lorenz dan kaiadah tangan kiri Fleming, yang menyatakan bahwa : Apabila sebatang konduktor yang dialiri arus listrik ditempatkan didalam medan magnit maka konduktor tersebut akan mengalami gaya.

 

3.3.            Jenis Motor Listrik

Gambar di bawah ini memperlihatkan motor listrik yang paling umum. Motor tersebut dikategorikan berdasarkan pasokan input, konstruksi, dan mekanisme operasi, dan dijelaskan lebih lanjut dibawah ini.

A.     Motor DC

Motor arus searah, sebagaimana namanya, menggunakan arus langsung yang tidak langsung/direct-unidirectional. Motor DC digunakan pada penggunaan khusus dimana diperlukan penyalaan torque yang tinggi atau percepatan yang tetap untuk kisaran kecepatan yang luas.  

 

Motor DC yang memiliki tiga komponen utama :

Gb. Motor DC

 

  • Kutub medan.

Secara sederhada digambarkan bahwa interaksi dua kutub magnet akan menyebabkan perputaran pada motor DC. Motor DC memiliki kutub medan yang stasioner dan dinamo yang menggerakan bearing pada ruang diantara kutub medan. Motor DC sederhana memiliki dua kutub medan: kutub utara dan kutub selatan. Garis magnetik energi membesar melintasi bukaan diantara kutub-kutub dari utara ke selatan. Untuk motor yang lebih besar atau lebih komplek terdapat satu atau lebih elektromagnet. Elektromagnet menerima listrik dari sumber daya dari luar sebagai penyedia struktur medan.

Bila arus masuk menuju dinamo, maka arus ini akan menjadi elektromagnet. Dinamo yang berbentuk silinder, dihubungkan ke as penggerak untuk menggerakan beban. Untuk kasus motor DC yang kecil, dinamo berputar dalam medan magnet yang dibentuk oleh kutub-kutub, sampai kutub utara dan selatan magnet berganti lokasi. Jika hal ini terjadi, arusnya berbalik untuk merubah kutub-kutub utara dan selatan dinamo.

  • Commutator

Komponen ini terutama ditemukan dalam motor DC. Kegunaannya adalah untuk membalikan arah arus listrik dalam dinamo. Commutator juga membantu dalam transmisi arus antara dinamo dan sumber daya.

 

Keuntungan Dari Motor DC

Keuntungan   utama   motor   DC   adalah   sebagai   pengendali   kecepatan,   yang   tidak mempengaruhi kualitas pasokan daya. Motor ini dapat dikendalikan dengan mengatur:

  • Tegangan dinamo – meningkatkan tegangan dinamo akan meningkatkan kecepatan
  • Arus medan – menurunkan arus medan akan meningkatkan kecepatan.

Motor DC tersedia dalam banyak ukuran, namun penggunaannya pada umumnya dibatasi untuk beberapa penggunaan berkecepatan rendah,  penggunaan daya rendah hingga sedang seperti peralatan mesin dan rolling mills, sebab sering terjadi masalah dengan perubahan arah arus listrik mekanis pada ukuran yang lebih besar.  Juga, motor tersebut dibatasi hanya untuk penggunaan di area yang bersih dan tidak berbahaya  sebab resiko percikan api pada sikatnya. Motor DC juga relatif mahal dibanding motor AC.

 Motor AC

Motor arus bolak-balik menggunakan arus listrik yang membalikkan arahnya secara teratur pada rentang waktu tertentu. Motor listrik memiliki dua buah bagian dasar listrik: “stator” dan “rotor” seperti ditunjukkan dalam Gambar. Stator merupakan komponen listrik statis. Rotor merupakan komponen listrik berputar untuk memutar as motor.

Keuntungan  utama motor DC terhadap motor AC adalah bahwa kecepatan motor AC lebih sulit dikendalikan. Untuk mengatasi kerugian ini, motor AC dapat dilengkapi dengan penggerak frekwensi variabel untuk meningkatkan kendali kecepatan sekaligus menurunkan dayanya. Motor induksi merupakan motor yang paling populer di industri karena kehandalannya dan lebih mudah perawatannya.  Motor induksi AC cukup murah (harganya setengah atau kurang dari harga sebuah motor DC) dan juga memberikan rasio daya terhadap berat yang cukup tinggi (sekitar dua kali motor DC).

  • Motor Sinkron

Motor sinkron adalah Motor AC, bekerja pada kecepatan tetap pada sistim frekwensi tertentu. Motor ini memerlukan arus searah (DC) untuk pembangkitan daya dan memiliki torque awal yang rendah, dan oleh karena itu motor sinkron cocok untuk penggunaan awal dengan beban rendah, seperti kompresor udara, perubahan frekwensi dan generator motor. Motor sinkron mampu untuk memperbaiki faktor daya sistim, sehingga sering digunakan pada sistim yang menggunakan banyak listrik.

Gb. Motor Sinkron

 

Komponen utama Motor Sinkron :

Rotor. Perbedaan utama antara motor sinkron dengan motor induksi adalah bahwa rotor mesin sinkron berjalan pada kecepatan yang sama dengan perputaran medan magnet. Hal ini memungkinkan sebab medan magnit rotor tidak lagi terinduksi. Rotor memiliki magnet permanen atau arus DC-excited, yang dipaksa untuk mengunci pada posisi tertentu bila dihadapkan dengan medan magnet lainnya.

Stator. Stator menghasilkan medan magnet berputar yang sebanding dengan frekwensi yang dipasok.

 

Motor ini berputar pada kecepatan sinkron, yang diberikan oleh persamaan berikut (Parekh, 2003):

 

Dimana :

f = frekwensi dari pasokan frekwensi

P= jumlah kutub

 

  • Motor Induksi

Motor induksi merupakan motor yang paling umum digunakan pada berbagai peralatan industri. Popularitasnya karena rancangannya yang sederhana, murah dan mudah didapat, dan dapat langsung disambungkan ke sumber daya AC

 

Motor induksi memiliki dua komponen listrik utama :

Rotor, Motor induksi menggunakan dua jenis rotor:

– Rotor kandang tupai terdiri dari   batang penghantar tebal yang dilekatkan dalam petak-petak slots     paralel. Batang-batang tersebut diberi hubungan pendek pada kedua ujungnya dengan alat cincin hubungan pendek.

–  Lingkaran rotor yang memiliki gulungan tiga fase, lapisan ganda dan terdistribusi.

Dibuat melingkar sebanyak kutub stator.   Tiga fase digulungi kawat pada bagian dalamnya dan ujung yang lainnya dihubungkan ke cincin kecil yang dipasang pada batang as dengan sikat  yang menempel padanya.

Stator. Stator dibuat dari sejumlah stampings dengan slots   untuk membawa gulungan tiga fase. Gulungan ini dilingkarkan untuk sejumlah kutub yang tertentu. Gulungan diberi spasi geometri sebesar 120 derajat.

 

Gb. Motor Induksi

 

  • Klasifikasi Motor Induksi

Motor induksi dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok utama (Parekh, 2003):

Motor induksi satu fase. Motor ini hanya memiliki satu gulungan stator, beroperasi dengan pasokan daya satu fase, memiliki sebuah rotor kandang tupai, dan memerlukan sebuah alat untuk menghidupkan motornya. Sejauh ini motor ini merupakan jenis motor yang paling umum digunakan dalam peralatan rumah tangga, seperti fan angin, mesin cuci dan pengering pakaian, dan untuk penggunaan hingga 3 sampai 4 Hp.

Motor induksi tiga fase. Medan magnet yang berputar dihasilkan oleh pasokan tiga fase yang seimbang.  Motor tersebut memiliki kemampuan daya yang tinggi, dapat memiliki kandang tupai atau gulungan rotor (walaupun 90% memiliki rotor kandang tupai); dan penyalaan sendiri. Diperkirakan bahwa sekitar 70% motor di industri   menggunakan jenis ini, sebagai contoh, pompa, kompresor, belt conveyor, jaringan listrik dan grinder. Tersedia dalam ukuran 1/3 hingga ratusan Hp.

 

  • Kecepatan Motor Induksi

Motor induksi bekerja sebagai berikut. Listrik dipasok ke stator yang akan menghasilkan medan magnet. Medan magnet ini bergerak dengan kecepatan sinkron disekitar rotor. Arus rotor menghasilkan medan magnet kedua, yang berusaha untuk melawan medan magnet stator, yang menyebabkan rotor berputar.

Walaupun begitu, didalam prakteknya motor tidak pernah bekerja pada kecepatan sinkron namun pada “kecepatan dasar” yang lebih rendah. Terjadinya perbedaan antara dua kecepatan tersebut disebabkan adanya “slip/geseran” yang meningkat dengan meningkatnya beban. Slip hanya terjadi pada motor induksi. Untuk menghindari slip dapat dipasang sebuah cincin geser/  slip  ring,  dan  motor  tersebut  dinamakan  “motor  cincin  geser/  slip  ring  motor”. 

 

 BAB IV

PEMBAHASAN MATERI KEGIATAN

 

4.1.      Alat dan Bahan

No

Alat

Bahan

1.

Multi tester

Majun

2.

Megger

Grease

3.

Kunci pas

Bahana

4.

 

Motor DC

5.

 

Motor AC

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.2.      Teknik Membongkar Motor Listrik

  1. Prosedur Melepas Kopling.
  • Ukur jarak (clearence) pada kopling
  • Usahakan membuat celah agar dapat bergerak kearah kopling yang sebelah
  • Gunakan alat pencabut yang besar (Jumbo Treaker) untuk melepas kopling dari poros.
  • Ikuti urut-urutan yang benar dari operasi, seperti tertulis pada spesifikasi pekerjaan.
  • Usahakan kerusakan yang minimum pada peralatan yang digunakan. 

 Cara membongkar Motor Dari Kedudukannya.

  • Buatkan tanda (yang tidak mudah hilang) pada setiap komponen.
  • Keluarkan plat-plat tipis dari pondasi dan catat tempat-tempatnya (posisinya) dan ukuran-ukurannya.
  • Buat penunjang poros bila diperlukan.
  • Pilih alat angkat yang sesuai, utnuk mempermudah pembongkaran motor dengan baik, dari pondasinya.
  • Bongkar penutup coupling dan bongkar coupling dengan teknik yang tepat, dan berikan tanda-tanda yang tidak mudah terhapus.
  • Dengan hati-hati, angkat dan angkut motor kebengkel.

4.3.      K3 Kelistrikan

Alat listrik sangat diperlukan bagi para profesional dan mereka yang menangani pekerjaan perbaikan rumah . Alat tersebut disukai karena dapat membantu pengguna untuk menghemat waktu dan juga membuat pekerjaan lebih mudah. Namun,Tool Tersebut perlu ditangani dengan hati-hati jika tidak dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Kecelakaan biasanya terjadi karena kelalaian, kebosanan, dan terlalu percaya diri. Dengan menjaga 10 isu berikut Tentang keselamatan yang mungkin bermanfaat untuk bekerja dengan memuaskan dan aman dengan Tool-tool listrik.

  1. Kacamata keselamatan: Ini mencegah debu, kotoran, serutan kayu, pecahan dari fiberglass, dll dari masuk ke mata.Kacamata keselamatan adalah salah satu bagian paling dasar dari peralatan keselamatan yang harus digunakan ketika bekerja dengan alat-alat listrik.
  2. Perlindungan untuk telinga: alat-alat listrik dapat menghasilkan banyak suara, yang mungkin terdengar lebih keras dalam lingkungan tertutup dari bengkel; untuk meminimalkan kerusakan pada telinga, dianjurkan untuk mengenakan penutup telinga.
  3. Mengetahui alat yang tepat untuk pekerjaan: Adalah penting untuk mengetahui alat yang tepat untuk pekerjaan itu untuk menghindari cedera pada diri sendiri dan kerusakan materi.Untuk tujuan ini, disarankan untuk benar-benar membaca manual instruksi yang disediakan dengan peralatan dan mendapatkan akrab dengan tindakan pencegahan yang disarankan.
  4. Metode yang tepat menggunakan alat: alat yang tidak digunakan harus terputus dari aliran listrik, dan sementara penanganan alat terhubung ke sumber listrik, jari harus dijauhkan dari on / off switch.
  5. Pakaian yang tepat: Rambut panjang harus diikat dan pakaian longgar harus dihindari.Idealnya, pakaian yang menutupi seluruh tubuh harus dipakai dan sarung tangan yang berat harus digunakan untuk menghindari alat tajam dan serpihan dari menyakiti tangan. Masker mencegah menghirup partikel menit berbahaya dari materi yang sedang bekerja atas. Sepatu bot baja berujung dan topi keras juga dapat dipakai.
  6. Pemeriksaan alat: alat-alat listrik tidak boleh digunakan dalam lingkungan basah dan tidak boleh dicelupkan ke dalam air, mereka harus diperiksa secara berkala untuk jaringan kabel ,colokan yang rusak, dan pin konektor longgar.Kabel sobek dapat direkam tetapi jika terlihat sobekan terlalu dalam maka dipotong atau amanya harus diganti. Alat yang rusak atau gejala lain misalnya suara alat listrik tersebut berbeda dengan yang semestinya bila digunakan harus diperiksa dan diperbaiki.
  7. Kebersihan di area kerja: ini harus dipertahankan karena partikel debu terakumulasi di udara dapat memicu dengan percikan.Tentu saja, cairan yang mudah terbakar harus disimpan tertutup dan jauh dari tempat di mana alat-alat listrik yang sedang digunakan. Sebuah area kerja rapi juga memudahkan untuk manuver alat listrik, sering gangguan yang disebabkan oleh kabel kusut bisa mengakibatkan kecelakaan.
  8. Perawatan dengan alat khusus: Miter gergaji dan gergaji tabel harus digunakan dengan penjepit cepat-release dan kayu push-melalui masing-masing.Perhatian ekstra harus diambil ketika menggunakan senjata kuku dan kekuatan sabuk sanders.
  9. Jauhkan alat di tempat yang lebih aman: alat-alat listrik harus dikembalikan ke lemari mereka setelah digunakan untuk mencegah mereka dari yang digunakan oleh orang yang tidak berhak dan tidak mampu.
  10. Lighting: Sangat penting untuk menggunakan pencahayaan yang tepat saat bekerja dengan alat-alat listrik, terutama ketika bekerja di ruang bawah tanah dan garasi di mana pencahayaan mungkin tidak memuaskan.

 BAB V

PENUTUP

5.1       Kesimpulan   

Setelah penulis menerangkan tentang pengalaman kerja Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di Krakatau Engineering, maka penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut:

  1. Penulis mendapatkan pengalaman kerja yang sesungguhnya.
  2. Teori yang disampaikan di sekolah dengan yang ada di lapangan tidak berbeda jauh.
  3. Penulis mendapatkan ilmu pengetahuan tentang motor listrik.

 

5.2       Saran – Saran

5.2.1    Saran untuk pihak Industri

Adapun saran yang saya berikan adalah sebagai berikut :

Apa bila ada siswa yang sedang melaksanakan PKL/PSG jika tidak ada kerjaan, maka jangan sampai didiamkan saja. Sebaiknya diberi penjelasan/pengetahuan tambahan oleh pembimbing industri yang sekiranya berguna bagi siswa tersebut.

5.2.2    Saran untuk pihak sekolah

Untuk siswa yang melaksanakan PKL/PSG jangan dinanti-nanti sebaiknya pihak sekolah mencarikan tempat untuk PKL/PSG. Dan bagi siswa yang ingin menambah masa PKLnya sebaiknya pihak sekolah mengijinkan, mengingat ilmu yang didapat dari suatu industri sangat berguna sekali dan hendaklah pihak sekolah sekali-kali meninjau siswanya yang sedang melaksanakan PKL/PSG, agar pihak sekolah tahu betul apakah siswanya itu baik atau tidak melaksanakan PKL/PSG.

 

 

 

 

JURNAL KEGIATAN PESERTA

PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)

 

NAMA INDUSTRI

:

PT. KRAKATAU STEEL

 

WAKTU / PERIODE

:

04 Maret – 04 April 2013

 

ALAMAT INDUSTRI

:

Jl. Industri No. 5 Cilegon – Banten

 

No

Hari / Tgl

Divisi

Jenis Kegiatan

Ket

1.

Senin / 04 Maret 2013

Utility

·  Pengarahan tentang K3 selama di lingkungan kerja dan K3LH

 

2.

Selasa / 05 Maret 2013

Utility

·  Pengarahan tentang K3 selama di lingkungan kerja dan K3LH

 

3.

Rabu / 06 Maret 2013

Utility

·  Pembagian tempat prakerin

 

4.

Kamis / 07 Maret 2013

Utility

·  Greasing motor DC, motor AC

·  Preventive maintenance motor AC

 

5.

Jum’at / 08 Maret 2013

Utility

·  Perawatan pabrik (5R)

 

6.

Senin / 11 Maret 2013

Utility

·  Membongkar filter motor DC

 

7.

Rabu / 13 Maret 2013

Utility

·  Perawatan motor AC dilokasi REC

·  Cek tahanan isolasi

 

8.

Kamis / 14 Maret 2013

Utility

·  Perawatan motor DC

·  Membersihkan motor bagian luar

 

9.

Jum’at / 15 Maret 2013

Utility

·  Perawatan pabrik (5R)

 

10.

Senin / 18 Maret 2013

Utility

·  Membersihkan motor bagian luar dari debu motor DC

 

11.

Selasa / 19 Maret 2013

Utility

·  Membersihkan motor bagian luar dari debu motor DC

 

12.

Rabu / 20 Maret 2013

Utility

·  Menyiapkan barang yang akan digunakan di pabrik

·  Memeriksa, membersihkan dan menghilangkan sumber penyebab kotor

 

13.

Kamis / 21 Maret 2013

Utility

·  Grease motor AC dan motor DC dilokasi ECL 2

 

14.

Jum’at / 22 Maret 2013

Utility

·  Perawatan pabrik (5R)

 

15.

Senin / 25 Maret 2013

Utility

·  Membongkar bodr motor dan memasang kembali body motor

·  Mengukur tahanan atau resistance dengan ohm meter

 

16.

Selasa / 26 Maret 2013

Utility

·  Membongkar body motor dan memasang kembali body motor

 

17.

Rabu / 27 Maret 2013

Utility

·  Memasang instalasi lampu di lokasi HSM

 

18.

Kamis / 28 Maret 2013

Utility

·  Mengecat ebsi di lokasi utility

 

19.

Senin / 01 April 2013

Utility

·  Mengganti filter motor AC dan motor DC

·  Mengukur tahanan atau resistan dengan ohm motor

 

20.

Selasa / 02 April 2013

Utility

·  Mengganti filter motor AC dengan yang baru

·  Membongkar body motor AC dan DC

 

21.

Rabu / 03 April 2013

Utility

·  Mengganti filter motor AC dengan yang baru

·  Membongkar body motor AC dan DC

 

22.

Kamis / 04 April 2013

Utility

·  Membongkar filter motor AC

·  Membersihkan filter motor DC

·  Membersihkan body motor dengan majun

 

               

 

Pembimbing

 

 

 

MARGONO

Foreman

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAR PENILAIAN

 

NAMA SISWA          : Adang Setiawan

NIS                             : 9960474114

SEKOLAH                 : SMK YP Fatahillah 1 Kramatwatu

NO

Aspek Penilaian

Nilai *)

 

01.

 

 

Disiplin Waktu

 

A

 

B

 

C

 

D

 

02.

 

 

Motivasi & Inisiatif Kerja

 

A

 

B

 

C

 

D

 

03.

 

 

Kualitas Kerja

 

A

 

B

 

C

 

D

 

04.

 

 

Kemampuan Kerja

 

A

 

B

 

C

 

D

 

05.

 

 

Perilaku

 

A

 

B

 

C

 

D

 

KOMENTAR PEMBIMBING INDUSTRI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembimbing Industri

MARGONO

Foreman

KETERANGAN :

*) Lingkari huruf yang sesuai

A         : Sangat Baik

B         : Baik

C         : Cukup

D         : Kurang

  KEMAJUAN PRAKTEK KEAHLIAN

LAPORAN PADA LINI INDUSTRI

 

JENIS KEGIATAN

:

PKL / PRAKERIN

PROGRAM KEAHLIAN

:

Teknik Instalasi Tenaga Listrik

SEMESTER

:

4 (Empat)

PERIODE PRAKERIN

:

04 Maret – 04 April 2013

Keterampilan Sub. Keterampilan

Indikator keberhasilan

%

Tempat kegiatan

Paraf

Catatan

I

S

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PEMBIMBING SEKOLAH

 

 

 

 

ABDUL HARIS SETIAWAN, S.Pd

NIKY : 0507120189

 

 

PEMBIMBING INDUSTRI

 

 

 

 

MARGONO

Foreman

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KET :  S          : Sekolah

            I           : Industri

Besarnya persentase pencapaian siswa : %

 

IDENTITAS DUNIA INDUSTRI

 

PT. KRAKATAU STEEL

  • Nama Perusahaan / Instansi / Lembaga

 

 

 

Jl. Industri No. 5 Cilegon – Banten

 

  • Alamat

 

 

 

Telp. : 0254-392159, 209003

  • Telepon / Fax

 

 

 

Bapak Moch. Risson

  • Nama Pimpinan / Kadis

 

 

 

1.      Bapak Mustofa Kemal

2.      Bapak Margono

  • Nama Pembimbing

 

 

 

 

Utility

  • Bagian / Divisi / Lokasi

 

 

 

Waktu Kegiatan Prakerin / PSG

 

 

Hari

 

Masuk

Istirahat

Keluar

Senin

08.00

12.00 – 13.00

16.30

Selasa

08.00

12.00 – 13.00

16.30

Rabu

08.00

12.00 – 13.00

16.30

Kamis

08.00

12.00 – 13.00

16.30

Jum’at

08.00

12.00 – 13.00

16.30

Sabtu

 

 

 


By

Leave a Reply