Sign In

Remember Me

Asmara

Di suatu waktu di sore hari aku sedang berjalan pulang menuju rumahku sehabis bermain bola dengan teman temanku seperti rutinitas setiap hari, namun dari kejauhan aku melihat seorang perempuan yang sedang duduk di balai di depan rumah,rasa penasaran pun menggeluti pikiranku lalu timbul pertanyaan dalam hatiku “siapa sebenarnya perempuan ini” setelah begitu dekat aku memberanikan diri untuk bertanya:
mbak cari siapa”? tanyaku kepadanya
lalu iapun berkata
“aku menunggu tanteku” jawabnya kepadaku
lalu aku bertanya kembali
” siapa nama tantemu”
iapun menjawab ” intan ” bukankah kamu ini anaknya tante intan “?
akupun terkejut mendengarnya, dalam pikiranku semakin penasaran siapa sebenarnya perempuan ini
Akhirnya aku persilakan dia menunggu di balai itu namun rasa ingin tahuku tetap mengganggu di benakku, tak lama kemudian yang di tunggu tunggu telah datang yaitu ibuku dan ia langsung mempersilakan masuk kerumah tamu perempuan tersebut.
Di saat bersamaan aku menghampiri ibuku seraya berbisik kepadanya :
Ibu siapa perempuan itu”? tanyaku kepada ibu
Dia itu masih kerabat dekat dengan keluarga kita” jawab ibu
Dia bernama asmawati keponakan dari kerabat almarhum ayahmu”memang kalian belum pernah bertemu namun dulu ibunya sering berkunjung kesini waktu kamu masih sangat kecil…. oh begitu
Lalu aku meninggalkan mereka untuk berbincang-bincang dan aku pergi ke sumur umum untuk mandi, setelah aku kembali mereka berdua masih mengobrol, entah apa yang mereka bicarakan
Selepas maghrib seperti biasanya aku selalu berkumpul dengan teman temanku di sebuah warung yang tak jauh dari rumah, kamipun larut dalam candaan dan senda gurau dengan teman kami, tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 02.35 dini hari, aku dan teman-teman membubarkan diri dan langsung pulang kerumah masing-masing.
Sesampainya di rumah tak lama setelah kukatakan pintu ibupun bangun dan membukakan pintu
Darimana saja kau nak jam segini baru pulang “? sahut ibu
Biasalah bu ngumpul bareng ama teman-teman di warung mbak herlina” jawabku
Jangan di biasakan tidur larut malam” nasehat ibu.
Iya bu kan nggak tiap malam aku begadang dengan teman-teman bu” sahutku
Dan akhirnya akupun terlelap di dalam kamarku, keesokan hari aku terbangun seperti biasanya jam 9 pagi aku langsung menuju dapur sekaligus kamar mandi dan membasuh muka, dan di atas meja sudah tersedia teh panas dan kue untuk sarapan pagi, sambil membawa teh dan kue aku menuju teras rumah dan di teras tersebut aku mendapati perempuan yang kemarin sore sedang duduk manis di pojokan, dengan segenap hati aku memberanikan diri memulai percakapan :
Hai selamat pagi”
Lalu iapun menoleh ke arahku sambil berucap ” pagi”
Dengan siapa kau kesini “? tanyaku
Aku sendirian kesini ” jawabnya
Berapa lama kau akan tinggal di sini”? tanyaku kembali.
Sampai selesai pesta hajatan keluargamu” jawabnya…
keesokan harinya adalah hari senin dimana aku harus berangkat kesekolah, sebenarnya aku malas berangkat sekolah karena hanya menunggu pengumuman kelulusan yang belum jelas tanggal dan hari apa kelulusan itu d laksanakan, namun aku harus kesekolah…. bersambung…


Leave a Reply