Sign In

Remember Me

Perjuangan di kehidupan yg ke tiga

Perjuangan di kehidupan yg ke tiga

Ya… Tidak ada yg kebetulan terjadi di dunia ini, pasti ada hikmah yang Allah hadirkan. Begitu juga dengan kehidupan asam manis pahit getirnya manusia. Semua ada hikmah, ada yang berupa hidayah, teguran, azab, semua itu ada untuk mengembalikan manusia bergantung dan berserah diri hanya kepada Allah dan kembali fitrah.

Inilah kehidupan..selalu ada proses dan masa. Seperti roda yg berputar kadang berada diatas dan..dibawah.

Hidup erat kaitannya dengan perjuangan. Tapi bagaimana hidup yang sebenar benarnya berjuang?. Kita baru bisa benar benar merasakannya ketika kita berada di kehidupan tersulit.. Yang memerlukan perjuangan.

Inilah aku, dengan segala perjuanganku..

Lahir ke dunia, tumbuh remaja-dewasa, bekerja, lalu menikah. Dulu, seorang teman berkata..ketika kita sudah lulus kuliah maka kita akan merasakan hidup yang sebenarnya.. 

Ada benarnya, berjuang mencari rezky sendiri, beradaptasi dilingkungan kerja, berbaur bersosialisasi..bahkan berpolitik..ini kehidupan ke duaku. Tak terelakkan lingkungan dan dengan siapa kita selalu berkumpul membuat kita terpengaruh, untuk bersikap bahkan pola berfikir.

“Dekatilah orang-orang yang dengan berjumpa dengannya kita semakin ingat dengan Allah..dan semakin ingin menebar kebaikan.”

Setahun kemudian, seorang laki-laki meminangku setelah hari raya idul Fitri. Dan kami menikah setelah hari raya qurban. Kehidupanku pun berubah..surgaku berada pada imamku. aktifitasku bertambah..dan ada kewajiban kewajiban yang harus aku jalani..yang menjadikan kita para istri mendapat pahala disisi Allah SWT.Aaammiiin.

Ini kehidupan ketigaku..tiga bulan setelah menikah..aku jatuh sakit. Di rawat di RSUD tempatku tinggal. Terlihat suamiku menyembunyikan kesedihannya, ia menciumku setiap hari..setia memberi senyuman, mendampingiku, menyemangati dengan Senda guraunya..Dia masih kuat, tegar berdiri, walau segundah apapun keadaannya. Walau sesempit apapun perekonomian kami. Entah hidayah apa yang Allah berikan kepada suamiku. Hingga aku mencoba belajar semangat dari suamiku. Suamiku hebat. ^_^

Hingga hasil BMP ku terima. Anemia aplastik menyapaku.. Hatiku tetap tenang…ketika dokter memfonis penyakit itu. Pasrah..aku serahkan hidup dan matiku lillahirabbi. Yang pertama ku lakukan pada saat itu, meminta maaf kepada suami, ibu, ayah, keluarga dan teman dekat yang pernah ku sakiti. 

Menjalani program pengobatan, ibu ku menjadi perawat pertamaku. Terimakasih ibu ^_^. Dan Aku harus bolak balik masuk RS..karena trombosit dan HB naik turun, kondisiku membuat karirku terancam. Ya..? Bagaimana tidak. Adakah yang mau menperkerjakan orang yang sakit..? Pasti berfikir. 

Karir menjadi seorang istri pun terganggu, harus dengan bersusah payah rasanya menyelesaikan satu pekerjaan saja. Lelah tak bertenaga. Sehingga aku harus dibantu Kaka kandungku untuk Mengurus sebagian pekerjaan rumah. Harus ekstra sabar menjalani hari hariku, menjaga mood yang bagus. Tetap ceria, dan berfikir positif, agar tidak drop.

Hingga pada suatu hari..dipagi yang cerah..terlihat kuku jari tanganku berwarna merah segar..betapa bersyukurnya diriku ^_^ ini menandakan naik nya HB dalam tubuh ku.. Suamiku berkata.. “Percayalah, Suasana hatimulah yang membuat energi positif dan anggota tubuh bekerja dengan hormon yang positif. Seberapa mahal harga obat yg dikonsumsi itu akan sia sia jika tak ada keyakinan dan jika Allah belum berkehendak. Teruskanlah sedekah atas dirimu, semoga Allah mengasihi kita.” Aaammiiin. 

Selain obat dokter, madu dan kuning telur ayam kampung, minuman dan makanan bernutrisi serta vitamin penunjang selalu aku konsumsi dengan niat menjadi obat dengan berkat Rasulullah. Dan atas pertolongan dari Allah. Dan tak lupa Ayahku..memberi PR untuk berdzikir dua kalimat syahadat sekurangnya 1000 dalam sehari dan istighfar 200x pagi dan malam. Semoga Allah mengasihiku dan mengangkat penyakitku. Aaammiiin.

Anemia aplastik#tidak [email protected] ada pada ridha imamku jika taat pada agamaku dan berbakti pada orang tuaku.


Nama inisial: SHF Usia : 25 th Tinggal di bjm, Kalsel Hobby menyanyi, menulis cerpen, jln jln Moto: dan tdk lah Allah menciptakan jin dan manusia kcl hanya utk menyembah Allah. Maka beribadah lah! Hidup adl perjuangan..

Leave a Reply