Sign In

Remember Me

Cerpen

Crimson [Multi-POV] Chapter 4

Crimson [Multi-POV] Chapter 4

[ CRIMSON ]   Multi-pov version   Cindy Keuanganku sudah membaik, setelah berbagai kenekatan yang kulakukan. Dan sisi positifnya yang lain, aku mempelajari beberapa skill baru dalam waktu singkat berkat misi-misi yang tidak sesuai dengan keahlianku. Memang merepotkan, tetapi jika imbalannya begitu besar, untuk apa aku banyak mengeluh?   Caroline Sebelumnya aku tidak pernah menyangka, kalau keingin...

Read More »
The Cameo : Me and My First Heart (Breaker) part 3

The Cameo : Me and My First Heart (Breaker) part 3

Bermodalkan percaya diri, bermodalkan kata-kata dari mulut lelaki yang selalu ku panggil dengan sebutan ‘Oppa’ bahwa hubungan di antara mereka tidak akan berubah. Selamannya mereka hanyalah teman, aku kembali meyakinkan hatiku, jika hubungan ku dengannya bukanlah sebuah kesalahan. Bukan pula sebuah penghianatan. Aku mencoba menutup mata dan telingaku. Dulu aku tak tahu apa-apa tentang hubungan mer...

Read More »
Regret : The One Who Get Hurt

Regret : The One Who Get Hurt

Aku berifikir mungkin ini semua memang sudah takdir Tuhan hingga ayah ku meminta kami bertunangan. Aku kira semua akan kembali normal seperti sebelum-sebelumnya. Aku berharap dia akan kembali berlari kearah ku. Aku ingin dia kembali memanggill namaku. Tapi tidak! Langkahnya selalu terhenti sebelum menggapai ku, dan sepertinya dia enggan menyebut namaku. Seperti halnya saat ini, aku tahu dia sedang...

Read More »
Crimson [Multi-POV] Chapter 3

Crimson [Multi-POV] Chapter 3

[ CRIMSON ] Multi-pov version   Dzaky Aku yakin telingaku tidak salah dengar. Suara Caroline berada di antara lengkingan menyayat itu. Otakku mulai berputar keras mengolah berbagai informasi yang merayapi sel-sel otakku. Bagaimana bisa gadis itu datang ke tempat ini dan berujung penyekapan mengerikan di dalam sana? Dan bukankah Bos sendiri sudah duduk manis di tempat kebesarannya sedari tadi? Sebe...

Read More »
Crimson [Multi-POV] Chapter 2

Crimson [Multi-POV] Chapter 2

[ CRIMSON ]   Multi-pov version   Cindy  Aku sudah memperbarui peralatanku, segera setelah imbalanku datang. Kali ini aku akan lebih serius bekerja, agar setiap target dari misi yang kuterima dapat kutakhlukan dengan mudah. Aku tidak ingin Bos meragukanku lagi. Karena fatal akibatnya jika aku kesulitan mencari dana.   Dzaky  Misi lagi? Astaga, aku hampir mati kelelahan karena serentetan misi dari ...

Read More »
Crimson [Multi-POV] Chapter 1

Crimson [Multi-POV] Chapter 1

[ CRIMSON ]   Multi-pov version     Dzaky   Tentu aku masih ingat saat kali pertama mendapat tugas khusus dari Bos. Pesan yang kudapat waktu itu sedikit berbeda, dengan beberapa perincian yang merepotkan. Awalnya aku sama sekali tidak memusingkan hal tersebut, karena bagiku tugas ada untuk diselesaikan. Coba kalian pikir, untuk apa merepotkan diri dengan memikirkan siapa atau kenapa seseorang menj...

Read More »
Crimson [Prolog]

Crimson [Prolog]

[ CRIMSON ] prolog Multi-pov version     Dini   Bergadang adalah hobi terselubungku. Nyaris setiap malam aku lebih memilih berdua dengan laptopku dibandingkan bermesraan dengan bantal dan guling. Rasanya lebih menyenangkan menghabiskan waktu dengan bermain laptop. Lagipula sebentar lagi pasti akan muncul— Ping! —Tugas baru. Ah, padahal baru kemarin aku mendapat uang saku tambahan dari tugas terakh...

Read More »
Please, Forget Me

Please, Forget Me

[ Please, Forget Me ]   Bersumpahlah, kau tidak akan datang. Setidaknya, datanglah terlambat kali ini. Hiraukan aku, jangan pikirkan apapun tentangku. Please, forget me.     “ALFI!” Sebutir apel merah melayang bebas, menyusul pekikan sakit bercampur kesal kemudian. “Dzaky! Dasar menyebalkan!” sembur gadis yang menjadi korban pelemparan apel. Bunyi glutuk-glutuk terdengar ketika apel malang itu mem...

Read More »
The Cameo : Me and My First Heart (Breaker) part 2

The Cameo : Me and My First Heart (Breaker) part 2

Berhari-hari sudah undangan itu masih tergeletak begitu saja di atas meja rias ku. Belum ku baca sama sekali. Meskipun aku turut bahagia, tapi rasanya aku belum siap melihatnya. Kenapa? Entahlah, aku hanya merasa seolah dia masih milikku dulu. iya, dulu! kata yang menyatakan masa lampau. Dulu, saat pertama kali bertemu dengannya adalah ketika aku kewalahan mengurus Na Ri – sahabatku yang notabene ...

Read More »
Regret : The Sad Loser

Regret : The Sad Loser

“Ya Tuhan, apa yang sedang engkau rencanakan?” tanyaku pada sang penulis skenerio hidup. Tentu saja aku kaget, bagaimana tidak. Tiba-tiba ayah Eun Gee berkata seperti itu pada kami. Saat itu rasanya jantungku benar-benar berhenti berdetak, seolah darah enggan mengaliri tubuhku. Spontan aku melihat Lentera yang hanya terpaku mentap mangkuk nasi ditangannya, tanpa bisa berbuat apa-apa. Kenapa tiba-t...

Read More »