Sign In

Remember Me

Cerpen

Jangan Menangis Lagi

Berjumpa kamu berarti menyusuri kenangan yang lama terkubur. Tidak mungkin aku mengais kepingan masa lalu dengan perasaan berkecamuk. Bukan hanya lelah mendera diriku, hatiku bagai disayat pecahan kaca.      Mengapa aku harus mengenal kamu?      Rasa takut membuat jiwaku terhempas dalam kesunyian. Sungguh, aku tidak ingin merasa jauh darimu. Wajah dan senyum kamu selalu ada di dalam hatiku. Tapi p...

Read More »

Gadis Paruh Waktu

Aku bukanlah seseorang yang menyisakan kehidupannya hanya untuk menyentuh debu kusam yang menghalangi pandangan positif manusia, suara langkah kaki seakan menjadi detik yang menghitung akhir dari semua keringat yang selalu membuatku bertahan. Pandangan hina pun turut ikut memeriahkan panggung kepedihan yang selalu memaksaku untuk menjadi tokoh utama, meski selalu keluh kesah yang ku dapatkan. Peke...

Read More »
Tarian Senja

Tarian Senja

Tarian Senja… Kata mengakar dan terbakar Disulut pendar api yang menangis  Kala kau beranjak dari persinggahan tarianmu  Hati ini terasa tercekat namun masih dapat menatapmu  Tergambar dalam benakku hanya satu  Ku ingin kau kembali menari dengan lembut  Berlenggok dan mengibaskan lembut tanganmu  Ku terbayang jua kala jari jemarimu melikuk  Kupikir semua itu tinggal angan belaka  Telah kau t...

Read More »
Titik

Titik

Tatapan itu lekat.“Bang Jack nyariin lo terus, May” ucap Tantra dengan nada cukup tegas, mencoba sekuat tenaga membuka jalan pikiran Maya. “Ngapain sih masih cari-cari gua? Gua kan udah bilang sama dia, gua mau keluar dari klub. Titik!” setiap kata dari Maya tak kalah tegas. Tiap penekanannya benar menunjukkan bahwa ia benar telah memutuskan keluar dari Infinity Club, klub designer yang diikutinya...

Read More »
Regret : The Way I Should have done….

Regret : The Way I Should have done….

Dia, adalah seorang lelaki yang selalu datang untukku, lelaki yang berjanji selalu ada untukku, lelaki yang tak pernah habis memberiku cintanya,dan lelaki yang selalu ku abaikan keberadaannya. Dia tampak bahagia sekarang, aku bisa melihat senyumnya yang begitu cerah. Garis bibir tipisnya tersungging hingga membuat lesung di pipinya terlihat jelas. Kenapa aku tak pernah menyadarinya? Betapa tampan ...

Read More »
di samping Tuhan

di samping Tuhan

Dua jempol, dua mata, Satu Otak , Satu Hati, NALURI.....!!!Senyum itu kalau Tuhan pura pura tuli,Senyum itu kalau tuhan pura pura buta,Senyum itu kalau tuhan pura pura Tak ada,hihihi 21 Tahun,wah seperlima abad nih... garam masih asin,gula masih manis.air masih basah,es masih dingin..Tuhan mulai Tak membodohiku saat ini..Namun ada yg aneh...21 Tahun...???Siapa aku?dari mana aku?kemana aku ?Tuhan m...

Read More »

Di samping Tuhan

Dua jempol, dua mata, Satu Otak , Satu Hati, NALURI.....!!!Senyum itu kalau Tuhan pura pura tuli,Senyum itu kalau tuhan pura pura buta,Senyum itu kalau tuhan pura pura Tak ada,hihihi 21 Tahun,wah seperlima abad nih... garam masih asin,gula masih manis.air masih basah,es masih dingin..Tuhan mulai Tak membodohiku saat ini..Namun ada yg aneh...21 Tahun...???Siapa aku?dari mana aku?kemana aku ?Tuhan m...

Read More »
Juki si anak tidur

Juki si anak tidur

Pada suatu hari ada anak bernama Juki. Dia adalah remaja berusia 17 tahun. Juki adalah anak yang suka mengantuk, dia selalu tidur di kelas. Juki selalu pergi ke Sekolah menggunakan becak, si pengendara becak tdak pernah ganti orang. Dan Juki selalu tidur ketika menumpangi becak.             Si pengendara becak tidak bsia bicara dan perokok. Jadi jika Juki telah tiba di Sekolah, si pengendara becak...

Read More »
Secret Admirer

Secret Admirer

*** Langkah kaki ku mengayun perlahan menuju ruang favorite ku. Spot yang tak pernah kehilangan jejakku setiap harinya selama hampir 4 tahun terakhir ini. Tempat yang lebih damai daripada tempat lain yang ada di Universitas ini. Yah, perpustakaan. Aku sendiri bukanlah seorang kutu buku yang genius, walaupun aku selalu menghabiskan waktuku disini.Aku hanyalah seorang pengaggum rahasia dari pria yan...

Read More »

Intropeksi Diri

Sekarang saya sedang menyetir mobil dengan badan yang lelah menuju rumah. Saya ingin segera sampai pulang ke rumah dan beristirahat. Kejadian di rumah sakit tadi memang sangat menguras konsentrasi saya sebagai dokter. Banyak pasien-pasien saya yang komplain akibat penyakitnya yang tidak berujung sembuh. Diperjalanan pulang, saya mengenang kembali salah satu kejadian yang saya alami di rumah sakit,...

Read More »