Dalam serpihnya waktu

tak pernah lelah ku sulam rindu dijiwaku

Dalam sunyinya lara

tak pernah sirna kurajut kasih di mata kalbuku

Bawasannya akulah pengagum dirimu

Kupikir mengagumimu bukanlah sebuah dosa

Taukah kau

Mengagumimu tak semudah membayangkanmu

Lelah cucuran keringat ini

tiada terbuang oleh hitungan angka dan aksara

Dikala tertentu kukemas rapi tetesan bening yang tiba tiba jatuh disaat dirimu bersama yang lain

Kubasuh luka merona hatiku karena lakumu

Kukan setia menantimu

Meski semua itu hanyalah imajinasiku

Takkan pernah kulupakan rajutan impian indah bersama bayanganmu

Meski semua itu hanya luapan ambisiku