Racikan Kopi Hitam

 

Tergambar jelas rupa manismu

Menenggok asa di simpang hati

Mau berjalan ke arah manakah dirimu?

Akankah kau kembali tuk mengisi kekosongan hati ini?

Tidak 

Tak kan kubiarkan dirimu menyinggahiku

Ku tak ingin kau berikan rasa sakit yang tak pernah kurasa

Kuinggat buaian kasihmu

Berawal semua manis

Disela sela kau taburkan gula

Hingga dipenghujung kau campurkan kopi hitam melebihi porsi

Air panas tak luput kau tuangkan

Pahit

Itulah akhir dari semuanya

Tak tergambar kini rupa manismu

Tlah tertutup hitamnya asa

Kau ciptakan racikan kejam itu

Kenapa?

Kenapa kau racik kopi hitam itu ?

Kenapa?