<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesuksesan Archives &#8902; Penulispro.net</title>
	<atom:link href="https://penulispro.net/tag/kesuksesan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>100% Atlet Senam Jari Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Jul 2014 04:35:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>Stop Kenikmatan Sesaat!</title>
		<link>https://penulispro.net/2014/07/stop-kenikmatan-sesaat/</link>
					<comments>https://penulispro.net/2014/07/stop-kenikmatan-sesaat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmat Hidayat Nasution]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2014 06:53:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[makan]]></category>
		<category><![CDATA[menahan diri]]></category>
		<category><![CDATA[minum]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://penulispro.net/2014/07/stop-kenikmatan-sesaat/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Rahmat Hidayat NasutionPuasa mengandung makna menahan diri dari segala yang dapat membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Proses penahanan diri merupakan wujud kesuksesan secara lahiriah. Apa yang ditahan? Segala hal yang dapat membuat kita lalai. Misalnya makan, minum, bersetubuh dll. Kenapa saya kategorikan sebagai yang melalaikan? Karena makan, minum, bersetubuh dll adalah ... <a title="Stop Kenikmatan Sesaat!" class="read-more" href="https://penulispro.net/2014/07/stop-kenikmatan-sesaat/" aria-label="Read more about Stop Kenikmatan Sesaat!">Read more</a></p>
<p>The post <a href="https://penulispro.net/2014/07/stop-kenikmatan-sesaat/">Stop Kenikmatan Sesaat!</a> appeared first on <a href="https://penulispro.net">Penulispro.net</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Rahmat Hidayat Nasution<br />Puasa mengandung makna menahan diri dari segala yang dapat membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Proses penahanan diri merupakan wujud kesuksesan secara lahiriah. Apa yang ditahan? Segala hal yang dapat membuat kita lalai. Misalnya makan, minum, bersetubuh dll. Kenapa saya kategorikan sebagai yang melalaikan? Karena makan, minum, bersetubuh dll adalah aktivitas yang melalaikan kita dari tujuan utama puasa. Yaitu, merasakan kesulitan yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang fakir. Jika kita mampu merasakan itu, maka kita termasuk Sha’im yang sukses. Sukses bisa merasakan apa yang dirasakan orang fakir yang berada dibawah kita statusnya. Sedangkan si fakir, ketika puasa tujuannya adalah merasakan adanya kebersamaan yang ditetapkan Allah kepada umat Islam. Si fakir dan si kaya sama-sama meraih kesuksesan. Si kaya sukses karena bisa menahan kenikmatan sesaat. Sedangkan si fakir juga sukses karena bisa manahan diri untuk tidak selalu merasa hina. Karena itu, Islam benar-benar menjadi rahmat bagi sekalian alam. Memberikan kasih sayang agar satu dengan lainnya saling merasakan. Orang kaya misalnya, merasakan bagaimana si miskin menahan lapar. Sedangkan si miskin merasakan bagaimana enaknya hidup dengan ada harta ketika diberi zakat fitrah di akhir Ramadhan. Jika ditelusuri, Puasa mengandung spirit kesuksesan. Kesuksesan buat siapa saja yang ingin bahagia. Dengan menahan diri dari menikmati sesuatu akan membawanya menjadi orang yang sukses. Kesengsaraan sedikit akan tetap melahirkan kebahagian yang cukup berarti nantinya. Maka, cukup tepat istilah sengsara membawa nikmat disematkan kepada orang-orang yang memaknai puasanya dengan penuh keimanan dan keikhlasan karena Allah. Ingin tahu contoh orang yang sengsara membawa nikmat. Baca kisah perjalan hidup Aris Wibowo berikut ini. Aris Wibwo adalah pencipta lampion-lampion cantik yang terbuat dari rotan dan kertas singkong atau yang biasa disebut Tiang Jaler. Lampion-lampion yang dihasilkannya telah menghiasai berbagai event. Sebut saja di antaranya welcome Dance RCTI, fitur berita Lativi dan lain-lain. Saat memulai usaha Tiang Jaler, Aris dilanda kebingungan. Antara tetap menjadi membuka usaha atau menjadi pegawai kantoran yang baik dan benar, yang bekerja dari jam setengah delapan pagi hingga setengah lima sore dengan gaji yang sudah tetap setiap bulannya. Perasaan canggung, paranoid terhadap kegagalan, dan ketidaktahuan untuk mulai dari mana sempat menjadi penghambat. Belum lingkungan keluarga dan teman-teman kantoran selalu mencemoohkan ketika mengungkapkan idenya membuka usaha Tiang Jaler. Dengan kebulatan tekad, kesiapan mengambil resiko dan perasaan tawakkal kepada Allah, ia memilih membuka usaha dari tetap menjadi pekerja kantoran. Setelah memilih buka usaha, bukan tidak mengalami kesulitan. Ia kerap dihantui kegagalan usaha. Ternyata, setelah beberapa tahun Tiang Jaler mampu tumbuh besar dan dibutuhkan berbagai acara yang bernuansa oriental, seperti bernuansa Cina dan Jepang. Akhirnya, kini Ari memiliki keuntungan bersih setiap bulannya hingga 15 juta rupiahSetelah memilih buka usaha, bukan tidak mengalami kesulitan. Ia kerap dihantui kegagalan usaha. Ternyata, setelah beberapa tahun Tiang Jaler mampu tumbuh besar dan dibutuhkan berbagai acara yang bernuansa oriental, seperti bernuansa Cina dan Jepang. Akhirnya, kini Ari memiliki keuntungan bersih setiap bulannya hingga 15 juta rupiah. Dengan memahami cerita Ari di atas, kita dapat menyatakan bahwa Ari menahan dirinya dari memilih jadi kerja kantoran demi meraih cita-citanya menjadi pengusaha lampion. Artinya, Ari telah melakukan usaha ‘berpuasa’ sementara dengan memilih membuka usaha. Ia mengalami kesulitan tapi dengan penuh keyakinan yang terpatri di hatinya bahwa dibalik ini akan lahir kesuksesannya. Apa yang dipikirkan Ari ternyata benar. Lalu, bagaimana dengan anda? Siapkah anda merasakan kesulitan sementara?</p>
<p>The post <a href="https://penulispro.net/2014/07/stop-kenikmatan-sesaat/">Stop Kenikmatan Sesaat!</a> appeared first on <a href="https://penulispro.net">Penulispro.net</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://penulispro.net/2014/07/stop-kenikmatan-sesaat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sahur dan Niat: Point Utama kesuksesan</title>
		<link>https://penulispro.net/2014/07/sahur-dan-niat-point-utama-kesuksesan/</link>
					<comments>https://penulispro.net/2014/07/sahur-dan-niat-point-utama-kesuksesan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmat Hidayat Nasution]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2014 06:14:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[niat]]></category>
		<category><![CDATA[sahur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://penulispro.net/2014/07/sahur-dan-niat-point-utama-kesuksesan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Rahmat Hidayat NasutionSetiap hari di bulan Ramadhan, semua orang yang berpuasa harus melakukan aktivitas sahur. Bahkan, Rasulullah sendiri menganjurkan untuk tetap sahur sekalipun dengan seteguk air, “Sahurlah kamu sekalipun dengan seteguk air”. Kenapa Rasulullah menganjurkan sahur? Karena di sahur itu ada kemuliaan. Kemuliaan untuk mempersiapkan kekuatan agar meraih puasa yang sukses. Bukah hanya itu, ... <a title="Sahur dan Niat: Point Utama kesuksesan" class="read-more" href="https://penulispro.net/2014/07/sahur-dan-niat-point-utama-kesuksesan/" aria-label="Read more about Sahur dan Niat: Point Utama kesuksesan">Read more</a></p>
<p>The post <a href="https://penulispro.net/2014/07/sahur-dan-niat-point-utama-kesuksesan/">Sahur dan Niat: Point Utama kesuksesan</a> appeared first on <a href="https://penulispro.net">Penulispro.net</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Rahmat Hidayat Nasution<br />Setiap hari di bulan Ramadhan, semua orang yang berpuasa harus melakukan aktivitas sahur. Bahkan, Rasulullah sendiri menganjurkan untuk tetap sahur sekalipun dengan seteguk air, “Sahurlah kamu sekalipun dengan seteguk air”. Kenapa Rasulullah menganjurkan sahur? Karena di sahur itu ada kemuliaan. Kemuliaan untuk mempersiapkan kekuatan agar meraih puasa yang sukses. Bukah hanya itu, Rasulullah intinya mengajarkan kita, paling tidak, sebagai orang yang menjalankan puasa seperti mobil, bukan seperti air. Masih ingat orang yang berpuasa seperti mobil? Ia memiliki semangat di awal sekalipun selanjutnya tergantung situasi. (Untuk lebih jelasnya baca artikel Welcome To Ramadhan) Semua manusia berakal pasti paham bahwa mobil gak akan mungkin berjalan lancar kalau tidak ada bensin. Sekalipun terburu-buru, anda harus yakin kalau ada bensin untuk jalan. Demikian halnya dengan puasa. Nah, di sinilah rahasia kenapa ada kemuliaan sahur sekalipun hanya dengan seteguk air. Kalau sudah seteguk air disetor ke mulut kita, agar ibadah puasa memiliki legalisasi kita harus berniat. Dengan niat, anda sudah punya tekad akan melalui puasa dengan lancar tanpa melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Bukankah Rasul mengatakan, “Sesungguhnya setiap amal itu dengan niat. Dan susungguhnya orang berniat sesuai yang diinginkan”. Sejatinya, sahur dan niat itu adalah rangkaian utama meraih puasa gemilang Demikian juga halnya jika kita ingin sukses hidup di dunia. Demikian juga halnya jika kita ingin sukses hidup di dunia. Kita harus melakukan ‘sahur’ dan niat. Tapi sahur di sini bukan maksud dengan makan. Kita di sini diminta untuk mempersiapkan bekal apa saja yang kita butuhkan agar kerja hari ini bisa sukses. Setelah siap dengan bekal, kita harus berniat bahwa kita tidak akan goyah dengan hal-hal yang membatalkan kesuksesan kita hari ini. Kita harus yakin bahwa hari ini bisa meraih pekerjaan yang baik. Niat itu tidak mesti kita lafalkan, tapi cukup kita tekadkan di dalam hati. Bahwa kita akan sukses meraih kerja yang sempurna. Sejatinya, niat kita saat ingin melakukan pekerjaan sudah ada. Dimanakah itu? Di saat anda memulai pekerjaan dengan membaca bismillahhirrahmanirrahim . Dengan bertawakkal bahwa kita hari ini sudah menyiapkan bekal dan niat. Selanjutnya aku serahkan kepadamu ya Allah. Inilah barakah orang yang selalu ‘sahur’ sebelum kerja dan niat. Anda kenal Joni Ariadinata? Pernah baca tabloid Annida? Jika pernah anda pasti pernah liat wajah dan komentar-komentarnya tentang salah satu artikel cerpen yang dimuat di Annida. Ya, dia pengasuh rubrik Bengkel Cerpen Annida. Joni Ariadinata bisa sukses karena selalu “sahur” dan niat sebelum mengirimkan cerpen-cerpennya ke surat kabar. Apa saja bekal atau “sahur” yang dilakukannya? Dia terus menulis dan tidak bosan mengirimkan artikel cerpennya ke kantor surat kabar. Niatnya pun sudah kokoh. Padahal lima ratus kali dia telah diuji untuk membatalkannya menjadi penulis cerpen dengan tidak pernah dimuat artikelnya. Apa dia berhenti sampai di situ? Tidak. Dia tidak berhenti sampai di situ. Dia yakin tidak dimuat artikelnya di surat kabar hari ini bukanlah hal membatalkan niatnya menjadi penulis. Ia yakin kalau ada yang salah dari bekal yang dimilikinya dan dia harus terus membenahi dirinya. Akhirnya, ia pun sukses meraih meraih tujuannya menjadi penulis cerpen. Bahkan, cerpennya “lampor” dinobatkan sebagai cerpen terbaik pilihan kompas. Intinya, sahur dan niat adalah point utama kegigihan untuk mencapai kesuksesan. Bagaimana kehidupannya sebelum ia jadi penulis besar? Awalnya, ia adalah seorang tukang becak dan penjaga sebuah mesjid di Jogya. Bahkan pernah menjadi pemburu tikus untuk warung mie ayam gara-gara tidak ada punya uang untuk makan. Klimaksnya, ia melakukan semua itu demi masa depan. Jika kita ingin sukses, rajin-rajinlah ‘sahur’ sebelum kerja dan jangan lupa segera berniat. Hadapi hidup dengan penuh keoptimisan. Buang jauh-jauh hal yang dapat membatalkan niat sukses kita. Apakah anda siap untuk “sahur” dan “berniat” sebelum melakukan aktivitas?</p>
<p>The post <a href="https://penulispro.net/2014/07/sahur-dan-niat-point-utama-kesuksesan/">Sahur dan Niat: Point Utama kesuksesan</a> appeared first on <a href="https://penulispro.net">Penulispro.net</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://penulispro.net/2014/07/sahur-dan-niat-point-utama-kesuksesan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunakan ‘Mesin’ Tarawih</title>
		<link>https://penulispro.net/2014/07/gunakan-mesin-tarawih/</link>
					<comments>https://penulispro.net/2014/07/gunakan-mesin-tarawih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmat Hidayat Nasution]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2014 05:02:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[Kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[mesin]]></category>
		<category><![CDATA[tarawih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://penulispro.net/2014/07/gunakan-mesin-tarawih/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Rahmat Hidayat NasutionGunakan ‘Mesin’ Tarawih untuk Evaluasi Selama di Ramadhan, setiap malam kita dianjurkan untuk mengisinya dengan beraneka ibadah sunnah. Di antara Ibadah yang hampir semua umat Islam melakukannya adalah salat tarawih. Ibadah yang kerap di senangi umat Muhammad Saw. di awal-awal Ramadhan. Saat di tengah dan di akhir mulai ditinggalkan. Kesenangan itu menjadi ... <a title="Gunakan ‘Mesin’ Tarawih" class="read-more" href="https://penulispro.net/2014/07/gunakan-mesin-tarawih/" aria-label="Read more about Gunakan ‘Mesin’ Tarawih">Read more</a></p>
<p>The post <a href="https://penulispro.net/2014/07/gunakan-mesin-tarawih/">Gunakan ‘Mesin’ Tarawih</a> appeared first on <a href="https://penulispro.net">Penulispro.net</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Rahmat Hidayat Nasution<br />Gunakan ‘Mesin’ Tarawih untuk Evaluasi Selama di Ramadhan, setiap malam kita dianjurkan untuk mengisinya dengan beraneka ibadah sunnah. Di antara Ibadah yang hampir semua umat Islam melakukannya adalah salat tarawih. Ibadah yang kerap di senangi umat Muhammad Saw. di awal-awal Ramadhan. Saat di tengah dan di akhir mulai ditinggalkan. Kesenangan itu menjadi bukti bahwa awalnya semua orang yang berpuasa menyenangi kehadiran Ramadhan. Tapi, kesenangan itu tak dapat ditetapkan untuk terus menerus ada. Semuanya tergantung pada orang yang berpuasa. Jika diibaratkan, kesenangan bersama Ramadhan mirip seperti memiliki mobil baru. Hampir setiap saat diperhatikan dan diingat mobilnya. Berjalannya waktu, sikap manusia pun berubah. Ada yang terus memperhatikan dan mengontrol bagaimana agar mobilnya tetap bisa kelihatan seperti aslinya dan ada pula yang mulai cuek serta membiarkan mobilnya kelihatan kurang rawat. Sebenarnya, fenomena ini juga berkaitan dengan pembentukkan karakter hidup: Mau sukses atau tidak. Tepatnya, saat berada di kehidupan yang baru, seperti kantor baru, pekerjaan baru dll. ada orang yang bersemangat di awal kerja, namun di pertengahan mengalami penurunan, bahkan ada yang drastis menurun dan bahkan mengundurkan diri. Ada juga yang makin giat hingga menuntunnya untuk naik pangkat. Bahkan, terkadang pekerjaan sama tapi perilaku orang yang memiki pekerjaan itu berbeda-beda. Anda tahu sebabnya? Hanya dua sebab. Orang yang dapat meraih kesuksesan hanya berpedoman pada kepercayaan dan ingat tujuannya hanya kebahagian masa depan. Percaya bahwa pekerjaan ini adalah tempatnya mengais rezeki agar bisa meraup masa depan cemerlang. Kepercayaan telah menyulapnya menjadi sukses. Karena kepercayaan tak membuatnya mudah menyerah. Kesulitan dan kekurangan yang ditemukan akan segera dirubah menjadi kenyamanan. Cukupkah dengan keyakinan saja? Tidak cukup. Itu harus ditambah dengan ingat bahwa kebahagian adalah tujuan masa depan. Apa motivasi mengingat masa depan? Dengan ingat masa depan berarti mengingat akan adanya masa di mana tenaga dan kemampuan kita tidak seperti sekarang ini. Mengingat ada masa untuk hidup bersantai tanpa perlu bersusah payah lagi. Selain itu, kita pun sudah mempersiapkan laporan pertanggungjawaban di hadapan Allah bahwa umur yang diberi telah kita maksimalkan untuk meraih kesuksesan dan kecemerlangan masa depan. Lantas, apa hubungan keterkaitan salat Tarawih dengan kesuksesan? Salat tarawih itu adalah potret bagaimana kita mengevaluasi diri untuk merebut kesuksesan esok hari. Karena di dalam taraweh kita dibina untuk meningkatkan amal ibadah sebagai bekal ‘tambahan’ selain ibadah di siang hari. Bukankah arti tarawih itu bersantai? Santai di sini bukan hanya senang-senang dan tergesa- gesa. Sebenarnyar, taraweh itu adalah ibadah yang lebih fokus dilakukan dengan santai sembari menerungkan apa aktivitas ibadah kita di siang hari sudah apik atau belum?. Bahkan, malam taraweh saatnya kita gunakan untuk menyusun strategi agar puasa esok hari bisa lebih baik dan lebih ditingkatkan. Karena Rasul menyatakan, “Siapa yang mendirikan malam-malam Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan akan diampuni Allah dosa-dosanya yang lalu”. Ingat, hanya orang yang punya ‘mesin’ penuh keimanan dan keikhlasan yang bisa meraih janji Allah. Bukankah janji Allah di atas kesuksesan? Sukses yang bisa memberikan pertanggungjawaban bahwa malam-malam Ramadhan kita digunakan untuk ibadah. Sukses yang membuktikan bahwa masa depan kita cemerlang: dijamin masuk surga dan bebas menikmati segala kenikmatan. Ya, dengan ‘mesin’ penuh keimanan dan keikhlasan mampu mentakdirkan kita sukses berpuasa. Demikian juga dengan kesuksesan dunia. Hanya bisa diraih dengan kepercayaan dan senantiasa mengingat adanya masa depan. Anda tak akan ragu lagi dengan kenikmatan yang ada di masa depan. Anda bisa tinggal pilih dan nikmati karena anda sekarang punya kuasa. Kekuasaan hanya bisa diraih dari kesuksesan anda. Bagaimana dengan ‘mesin’ sukses anda saat ini? Apakah sudah anda miliki?</p>
<p>The post <a href="https://penulispro.net/2014/07/gunakan-mesin-tarawih/">Gunakan ‘Mesin’ Tarawih</a> appeared first on <a href="https://penulispro.net">Penulispro.net</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://penulispro.net/2014/07/gunakan-mesin-tarawih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meraih Kesuksesan dalam Hidup</title>
		<link>https://penulispro.net/2014/07/meraih-kesuksesan-dalam-hidup/</link>
					<comments>https://penulispro.net/2014/07/meraih-kesuksesan-dalam-hidup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yanti]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2014 03:59:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesuksesan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Meraih Kesuksesan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Sukses]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://penulispro.net/2014/07/meraih-kesuksesan-dalam-hidup/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sukses membutuhkan proses panjang dan kemauan serta kerja keras yang maksimal. Seseorang yang ingin mencapai kesuksesan harus mampu menjalani segala rintangan dan tantangan yang ada. Etos kerja yang tinggi perlu terus dipupuk, dan jangan gampang menyerah. Hal tersebut seperti yang ditunjukkan oleh Tadashi Yanai, seorang pebisnis asal Jepang yang menjadi orang terkaya di Negeri Matahari ... <a title="Meraih Kesuksesan dalam Hidup" class="read-more" href="https://penulispro.net/2014/07/meraih-kesuksesan-dalam-hidup/" aria-label="Read more about Meraih Kesuksesan dalam Hidup">Read more</a></p>
<p>The post <a href="https://penulispro.net/2014/07/meraih-kesuksesan-dalam-hidup/">Meraih Kesuksesan dalam Hidup</a> appeared first on <a href="https://penulispro.net">Penulispro.net</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sukses membutuhkan proses panjang dan kemauan serta kerja keras yang maksimal. Seseorang yang ingin mencapai kesuksesan harus mampu menjalani segala rintangan dan tantangan yang ada. Etos kerja yang tinggi perlu terus dipupuk, dan jangan gampang menyerah.</p>
<p>Hal tersebut seperti yang ditunjukkan oleh Tadashi Yanai, seorang pebisnis asal Jepang yang menjadi orang terkaya di Negeri Matahari Terbit ini. Ia merupakan pendiri perusahan retail Uniqlo, yang memiliki kekayaan mencapai 15,5 Miliar US Dolar.</p>
<p>Menurutnya, seseorang yang ingin sukses harus mampu menrapakan hal-hal berikut dalam segala usaha yang ia jalani.</p>
<p>Punya kemauan untuk berkembang</p>
<p>Ketika Tadashi muda lulus kuliah. Ia kemudian diharuskan meneruskan usaha toko pakaian milik ayahnya. Toko kecil itu sebetulnya bukan menjadi tujuan akhir dari usaha Tadashi untuk meraih kesuksesan. Namun dari usaha toko itulah, Tadashi mampu merintis toko pakaian yang lebih besar, karena kemauan yang kuat untuk terus mengembangkan usaha ini.</p>
<p>Melihat lebih luas</p>
<p>Orang Minang percaya bahwa salah satu yang membuat seseorang mampu meraih kesuksesan adalah keberanian untuk keluar dari zona aman, alias pergi merantau maupun jalan-jala dalam mencari berabagi inspirasi dan ilmu.</p>
<p>Tadashi juga melakukan hal itu. Bahkan dalam salah satu kisah hidupnya disebutkan bahwa ia menjadikan kegiatan jalan-jalannya ke beberapa Negara lain sebagai salah factor utama bisnis pakaian menjadi sangat maju. Lewat jalan-jalan ini pula, ia banyak mendapatkan ide-ide cemerlang yang kemudian diterapkan pada bisnisnya.</p>
<p>Belajar dari pesaing</p>
<p>Bukan berarti melulu menjadi peniru. Dengan belajar dari pesaing kita mampu menciptakan inovasi-inovasi yang lebih brilian.</p>
<p>Jangan gampang menyerah</p>
<p>Tadashi bukan tidak pernah mengalami kerugian dalam menjalankan bisnisnya. Banyak cabang usahanya terpaksa ditutup, namun itu semua tidak menyurutkan tekadnya untuk terus maju. Baginya, kegagalan bukan berarti Anda tidak akan pernah berhasil. Karena segala keberhasilan, juga dimulai dengan adanya kegagalan. Tapi pastikan setelah itu, Anda harus segera bangkit dan berusaha terus.</p>
<p>Tadashi adalah salah satu contoh orang-orang yang mencapai kesuksesan dengan tidak mudah. Namun denga menerapkan prinsip-prinsipnya seperti yang dijelaskan di atas, maka sesungguhnya setiap orang bisa meraih kesuksesan yang diidamkannya.</p>
<p>Ditulis oleh : https://www.facebook.com/mohasriady.mulyono</p>
<p>The post <a href="https://penulispro.net/2014/07/meraih-kesuksesan-dalam-hidup/">Meraih Kesuksesan dalam Hidup</a> appeared first on <a href="https://penulispro.net">Penulispro.net</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://penulispro.net/2014/07/meraih-kesuksesan-dalam-hidup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
