Memutuskan untuk mengakhiri sebuah hubungan dengan pasangan merupakan sebuah kesedihan. Tidak peduli apakah kamu yang memutuskan untuk mengakhiri, ataukah kamu yang menerima keputusan tersebut, dua-duanya sama-sama meninggalkan luka yang cukup dalam.

Kamu akan melalui masa-masa menyedihkan. Masa-masa ini sialnya bisa berlangsung selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Karena faktanya, bagi beberapa orang, melupakan kenangan atas diri seseorang, bukan hal mudah.

Banyak kenangan manis, indah, bahagia yang membuat depresi. Hingga akhirnya, kesulitan untuk menerima bahwa hal-hal yang indah itu harus berakhir.

Menjalin hubungan dengan seseorang, entah dalam waktu yang lama atau sebentar, pasti memberikan makna yang mendalam. Kamu akan saling terbiasa berdua, terbiasa melakukan apa pun berdua, terbiasa kemana-mana berdua. Hingga akhirnya, jika tiba suatu masa kamu harus mengubah kebiasaan tersebut, tentu saja hal itu amat-sangat menyulitkan.

Karena, kadang yang sulit adalah mengubah semua kebiasaan itu, bukan berkompromi dengan kesendirian setelahnya.

Jika kamu merasa sedemikian kesulitan untuk melupakan kenangan bersama mantan pacar, wejangan-wejangan atau (bolehlah disebut) tips di bawah ini semoga bisa membantumu!

1. Go Throught It!

Hal pertama yang bisa kamu lakukan untuk mulai kembali menikmati hidup, pasca berakhirnya hubungan yang membuatmu sedih adalah me-ne-ri-ma-nya. Ya. Menerimanya. Menerima bahwa memang hubunganmu telah berakhir. Jangan sesekali mencoba menyangkalnya. Terutama menyangkal bahwa kamu tengah terluka.

Rasakan setiap emosi karenanya, setiap kesedihan dan perasaan kehilangan karenanya. Beri dirimu waktu untuk larut dalam kesedihan. Nikmati kesedihan hingga kamu bosan.

Jika perlu, bagi kesedihanmu dengan teman dekat. Minta ia mendengarkan. Katakan kalau kamu tidak butuh masukan. Kamu hanya butuh didengarkan. Menangislah sejadi-jadinya. Tumpahkan air matamu di depannya.

hug and cry

Menangis memang tidak akan menyelesaikan masalah, tapi ia mampu membuat sesak di dadamu sedikit berkurang.

2. Sekarang Kamu Kembali Merdeka

Menjalin hubungan, memang seringkali dikaitkan dengan ketidakbebasan. Berbeda dengan yang single, mereka yang memiliki pasangan tidak bisa bebas melakukan apa pun dan pergi kemana pun. Paling tidak, ada perjanjian tidak tertulis yang mengatakan bahwa kamu harus selalu meminta izin pasangan jika akan pergi dengan teman-teman.

free

Nah! Ketika hubunganmu berakhir, pikirkan bahwa kamu akhirnya kembali mendapatkan kemerdekaanmu, kamu kembali mendapatkan kebebasanmu! Apa yang lebih menyenangkan selain itu?

Kamu mulai bisa melakukan hal-hal yang kamu suka sebebas mungkin. Hubunganmu dengan teman yang meregang ketika kamu memiliki pasangan dulu, bisa kembali kamu perbaiki. Lakukan hal yang benar-benar kamu inginkan. Bebaskan dirimu sebebas-bebasnya! Karena, ingat saja, bahwa sendiri bukan berarti duniamu berhenti!

3. Coba Tuliskan Kelebihan yang Kamu Miliki

Ini mungkin akan sulit, terutama untuk kamu yang berada di pihak “diputuskan”, bukan “memutuskan”. Kamu akan cenderung merasa diabaikan. Merasa bahwa seolah-olah semua makhluk di dunia ini tidak menginginkanmu. Tapi, coba deh keluar rumah malam hari. Lihat ke arah langit sambil membawa kertas dan ballpoint.

love yourself

Jika mungkin, kamu bisa duduk di atas genting. Kemudian mulai tuliskan prestasi yang pernah kamu dapatkan. Merasa malu? Untuk apa?! Toh hanya ada dirimu, Tuhan dan angin malam.

Setelah itu, ikuti dengan daftar hal-hal baik yang telah kamu lakukan. Bukan untuk mengungkit-ungkit kebaikanmu, tapi untuk menyemangatimu bahwa orang baik sepertimu pantas mendapatkan yang juga baik. Kemudian, mulai tuliskan bagian tubuh yang menurutmu cantik dan menjadi kelebihanmu dibanding yang lain.

Jangan lupa untuk tuliskan keahlianmu. Misalnya, memasak, bermain gitar, bisa memperbaiki motor yang rusak seorang diri dan sebagainya.

Setelah semua kelebihanmu dituliskan, baca ulang dan renungi. Kemudian, katakan pada dirimu sendiri, bahwa orang seperti yang ada pada list ini, tidak pantas bersedih lama-lama hanya karena putus cinta. 

4. Manjakan Dirimu!

Jika selama berpacaran, kamu tidak ada waktu untuk memanjakan diri sendiri, seperti berlama-lama di salon, atau menonton film action (karena pacarmu lebih senang drama), kini waktunya untuk itu! Tunaikan hal-hal yang bisa menyenangkanmu! Manjakan dirimu! Belanjakan uangmu untuk baju-baju yang baru.

treat yourself

Untuk kamu yang wanita, pergilah ke salon untuk mengubah gaya rambutmu. Penampilan baru, akan membuatmu lebih segar. Lakukan pijit di salon-salon langgananmu. Dan nikmati badan yang kembali segar. Percayalah, badan yang segar akan membuat pikiranmu kembali segar.

5. Pastikan Kamu Dikelilingi Orang-orang yang Menyayangimu

Tidak bisa disangkal, kadang hubunganmu dengan pasangan membuatmu jauh dengan keluarga atau teman-teman. Waktumu banyak dihabiskan dengannya dibanding orang-orang terdekatmu. Padahal, mereka jugalah yang nantinya selalu ada untukmu setelah hubungan asmaramu berakhir.

Berada di tengah-tengah mereka, akan membuatmu merasakan cinta yang sesungguhnya. Kamu akan dengan mudah dan cepat melupakan kenangan bersama mantan. Dan siapa tahu, dari teman dekatmu itulah kamu akan menemukan pengganti pasanganmu.

with friends

6. Coba Hal-hal Baru yang Menyenangkan

cooking

Harus diakui bahwa menjadi single kembali, juga kembali memberimu banyak waktu luang. Terutama untuk dirimu sendiri. Ini saatnya untuk mencoba hal baru yang memang sudah lama ingin kamu coba. Misalnya ingin belajar untuk membuat kue. Sekarang waktunya untuk memulai.

Kamu bisa mulai browsing resep-resep kue yang selama ini kamu idamkan. Belanja bahan-bahan ke pasar, lalu bereksperimenlah di dapur. Hal-hal positif semacam ini akan banyak menyita waktumu untuk hal-hal baik. Dan kenangan akan mantan, niscaya tidak akan mengendap lama di kepala.

7. Coba untuk Sering Keluar Rumah

Mengurung diri setelah putus cinta tidak akan memberikan apa pun selain rasa sedih yang semakin dalam. Coba mulai kuncir rambutmu, kenakan celana olahraga dan sepatu olahragamu yang sudah lama nganggur. Lari pagi keliling lingkungan rumahmu! Siapa tahu, kamu bertemu teman masa kecilmu yang sudah tumbuh menjadi pria dewasa yang tampan. Siapa tahu juga, pertemuan tak disengaja itu bisa membawamu pada hubungan yang baru.

friends

Ikuti juga beberapa komunitas sesuai hobimu. Dengan keluar rumah, kamu akan banyak bertemu banyak orang. Semakin sering bertemu banyak orang, kesempatan kamu untuk bertemu calon pendampingmu yang sesungguhnya semakin besar. Dan yang jelas, kesempatanmu untuk melupakan ~sang mantan~ juga besar.

8. Ubah Penampilanmu

Untuk melupakan seseorang, kamu ada kalanya harus berubah menjadi orang lain. Dalam hal ini, yang bisa dan mungkin kamu lakukan adalah mengubah penampilan!

make up

Coba pergi ke salon, potong rambutmu. Coba bongkar lemari. Pisahkan pakaian yang jarang kamu pakai dan yang paling sering kamu pakai, padu padankan mereka! Jika kamu terbiasa menggunakan celana denim, kamu bisa mulai sesekali pakai rok.

Jika sehari-hari pake sepatu flat shoes, sesekali pakai sepatu berhak. Dan, jangan lupa untuk ganti aroma parfumemu. Karena aroma parfume yang lama, masih bisa membawa kenangan mantan ke ingatanmu.

9. Pergi Berlibur ke Rumah Kakek dan Nenekmu

sepeda

Lebaran masih lama, masa harus mudik? Hey! So what?! Akan beruntung jika kakek dan nenekmu tinggal di kota kecil yang sederhana, kamu bisa menghirup banyak-banyak udara segar pedesaan. Bersepeda di jalanan kampung yang kecil tiap pagi dan sore hari. Menikmati jajanan di alun-alun desa bersama sepupu-sepupumu. Ah menyenangkaaaaan!

10. Mulai Rencanakan Masa Depanmu dan Mulai Bergerak Mewujudkannya

Hubunganmu memang tidak berhasil, tapi jangan sampai masa depanmu juga tidak berhasil. Gunakan waktu luangmu untuk memikirkan hal sebenarnya yang ingin kamu dapatkan. Misalnya pencapaian dalam pekerjaan atau berencana ingin membuka sebuah usaha.

goal

Mulai buat daftar tentang hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk itu. Jika ingin mulai membuka usaha, mulai cari tahu pada mereka yang memang ahli. Lakukan setahap demi setahap. Hal ini, bisa membantu mengalihkan perhatian dan pikiranmu dari memikirkannya.

Kesepuluh tips di atas, seharusnya sudah bisa membantumu move on dan mulai melanjutkan hidup. Jika sepuluh tips di atas masih juga kamu rasa sulit untuk membantumu melupakan mantan, coba renungkan baik-baik tentang kehidupanmu. Tentang waktu yang akan habis percuma untuk itu.