Ingin punya pasangan yang cantik? Sebelum ditanya pun pasti jawabannya adalah iya. Mempunyai pasangan yang cantik memang bisa menyenangkan. Kita tidak akan malu ketika mengajaknya ke mana saja, termasuk ke undangan. Selain itu, akan timbul rasa percaya diri yang tinggi karena kita akan bangga dengannya ketika mengenalkan kepada teman atau keluarga.

Dengan wajah yang cantik juga akan mudah untuk melakukan banyak hal. Jika ingin mengikuti kontes kecantikan, sudah pasti lolos. Jika ingin menjadi artis, tidak akan menunggu lama. Atau juga jika ingin berkarier di perusahaan bonafit maka tinggal mencari kenalan. Rasanya Tuhan tidak adil jika melihat berbagai kemudahan yang didapat oleh wanita cantik. Dan yang paling penting, kita sebagai pasangannya juga akan turut terbawa efeknya.

Namun benarkah seindah paparan tersebut? Mari kita ulas ada apa sebenarnya dari kecantikan itu?

• Pasangan yang cantik, tapi …

Cantik Itu Menyenangkan atau Menyakitkan, Sih 2

Tidak ada yang meragukan kalau pasangan yang cantik akan memuskan kita. Namun apakah benar seperti itu? Lalu, bagaimana jika kecantikan itu didukung pula dengan sikapnya yang boros? Bagaimana jika kecantikan itu membuatnya selalu dikelilingi banyak pria? Dan bagaimana bika kecantikan itu menyiksamu?

Semua pertanyaan itu bukan tanpa alasan. Mempunyai pasangan yang cantik bak pisau, di satu sisi sangat bermanfaat, tapi di sisi lainnya bisa mencelakakan. Ketika semua pertanyaan tersebut tidak kita sukai, lalu apakah kita akan bertahan dengannya, meski dia cantik? Sebaiknya kita pun perlu berpikir ulang sebelum menempuh hubungan yang terlalu jauh.

• Cantik tidak selamanya membahagiakan

Cantik Itu Menyenangkan atau Menyakitkan, Sih 3

Ada anggapan jika pasangan kita cantik, maka lengkaplah kehidupan kita. Ternyata tidak selamanya kecantikan itu dapat membahagiakan. Bagaimana tidak, terlalu banyak cobaan yang kita dapatkan ketika pasangan kita bak ratu kecantikan. Cobaan yang ringan akan datang, meski dapat kita mentahkan. Namun bagaimana jika cobaan tersebut sangat besar sehingga membuat kita menyerah?

Pasangan yang merasa dirinya cantik akan bertingkah bahwa dia bisa melakukan banyak hal. Dengan sikap inilah yang di sati sisi dapat membuat kita tersiksa. Pasangan kita bisa mengikuti berbagai kontes kecantikan, menjajakan kakinya di dunia hiburan, hingga meniti karier pada perusahaan yang bonafit. Jika kita tidak bisa mengingatkan pasangan, bukan tidak mungkin dia akan terlena. Pada akhirnya, dia akan pergi meninggalkan kita.

• Cantik itu beban untukmu, pria

Cantik Itu Menyenangkan atau Menyakitkan, Sih 1

“Wajahmu mengalihkan duniaku …”

Penggalan lirik lagu tersebut adalah yang dinyanyikan oleh Afgan Syahreza. Sesuai dengan lirik tersebut, kecantikan mampu membuat dunia beralih. Untuk sederhananya, beberapa pria dapat berpaling kepadanya jika berhadapan dengan wanita yang cantik. Jika hal ini sudah terjadi maka itu akan menjadi sinyal yang sangat berbahaya untuk hubungan kita.

Sudah banyak kasus yang melibatkan gangguan hubungan karena kecantikan ini. Betapa tidak, hal itu memang manusiawi yang dimiliki oleh pria dan lawan jenisnya. Namun setidaknya hal inilah yang bisa menjadi cerminan bagi kita, bahwa mempunyai pasangan cantik dapat menjadi beban. Terlebih jika pasangan kita memang merasa bahwa dia bisa melakukan segalanya, termasuk memancarkan pesonanya.

Melihat beberapa alasan di atas, rasanya bisa kita simpulkan bahwa mempunyai pasangan yang cantik tidak selamanya menyenangkan. Kita yang tadinya memiliki rasa bangga, sontak berubah 180 derajat. Jika sudah berhubungan hati, rasanya bukan tidak mungkin semua pun akan dikorbankan.

Ada cukup banyak beban yang tersimpan ketika semua itu terjadi. Andai kata kita memang ditakdirkan untuk mempunyai pasangan yang cantik, berusahalah untuk selalu mengingatkannya. Kecantikan itu bukan milik kita, melainkan milik Tuhan yang menjadi titipan. Alangkah indahnya jika bisa saling menjaga, termasuk menjaga kecantikan di hadapan orang lain.