Sebagai kota kreatif, Bandung memiliki berbagai macam event rutin. Salah satu event yang tidak pernah terlewatkan adalah Pameran Buku Bandung yang diselenggarakan oleh IKAPI Jabar dan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah dari pihak Pemkot Bandung. Event Pameran Buku Bandung ini diadakan mulai tanggal 29 Agustus 2014 hingga 4 September 2014 yang bertempat di Gedung Landmark Braga di Jln. Braga 129 Bandung.

Pameran Buku Bandung, Acara Rutin Tahunan

Acara Pameran Buku Bandung merupakan kiprah kerjasama antara Pemkot Bandung dengan IKAPI Jawa Barat yang menjadi agenda rutin tahunan. Di kota-kota lain, acara ini sedikit sulit untuk diadakan. Beberapa kali pihak IKAPI mencoba menyelenggarakan acara serupa, namun gagal dilaksanakan. Hal ini disebabkan oleh respon pemerintah kota yang minim, sehingga acara pameran buku ini menjadi sulit dilaksanakan. Untungnya, pemerintah Kota Bandung mendukung acara ini diselenggarakan. Adapun acara Pameran Buku Bandung sudah diadakan sejak tahun 1985.

Menurut Ketua IKAPI Jabar, Erwan Juhara, acara serupa dengan pameran buku ini sebenarnya sering dilakukan. Dalam satu tahun, diadakan 3 kali pameran, di antaranya pameran bersifat Kesundaan yang dinamakan Pesta Buku Bandung. Pesta Buku Bandung yang biasanya diadakan di bulan Febuari tiap tahunnya. Pada bulan Mei diadakan pameran buku Islami yang bernama Islamic Book Fair. Kemudian, puncak pameran buku sendiri, yaitu Pameran Buku Bandung.

Selain ketiga acara buku tersebut, ada juga pameran buku yang diselenggarakan di tiap perguruan tinggi yang ada di Kota Bandung. Pameran buku ini umumnya disebut dengan Pameran Buku Diskon. Pada tahun ini, acara tersebut akan diselenggarakan pada bulan November di Universitas Padjadjaran Bandung. Ada juga pameran buku keliling kota yang dilakukan secara rutin setiap tahunnya.

Sebagai agenda rutin, acara Pameran Buku Bandung selalu mengusung konsep yang berbeda-beda. Pada pameran buku kali ini, penyelenggara acara mengusung konsep Toward Reading & Writing Society, Menuju Bandung “Gila” membaca dan menulis sebagai tagline atau konsep utama pameran buku tersebut.

“Berdasarkan rapat panitia, yaitu Menuju Bandung Juara salah satunya. Kemudian, di dalam konsep Bandung Juara ini menuju kemampuan membaca dan menulis yang sangat gila.” Kata Erwan Juhara ketika ditanya soal konsep yang diusung di Pameran Buku Bandung, Rabu (3/9/2014).

Erwan mengatakan konsep yang bertajuk Menuju Bandung Gila Membaca dan Menulis ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, khususnya untuk warga Bandung dan sekitarnya.

Sebagai ketua organisasi penerbit, IKAPI Jawa Barat, Erwan menambahkan, melalui kegiatan ini selain untuk mengekpose buku-buku terbaru dari anggota penerbit Jawa Barat, pameran ini juga bertujuan untuk memasarkan buku-buku yang ada di Jawa Barat. Meskipun, di beberapa stand Pameran Buku Bandung juga terdapat beberapa penerbit dari luar Kota Bandung.

“Pameran Buku Bandung ini adalah pameran yang sifatnya nasional. Beberapa anggota IKAPI di Pulau Jawa, seperti IKAPI Jawa Tengah, Yogya, Jakarta, Jawa Timur, ikut serta dalam acara pameran buku ini.” Kata Erwan.

Dalam acara Pameran Buku Bandung kali ini, penerbit yang ikut serta memeriahkan pameran buku berjumlah 85 penerbit. Stand buku jumlahnya hampir 120. Hal ini dikarenakan beberapa penerbit mengambil stand lebih dari 2 stand. Dengan jumlah stand dan penerbit tersebut, acara pameran buku ini sudah cukup mewakili seluruh penerbit yang ada di Indonesia, terutama penerbit-penerbit yang berada di sekitar di Jawa Barat.

Target pengunjung di acara Pameran Buku Bandung diharapkan sekitar 100.000 pengunjung. Target ini sepertinya terpenuhi, mengingat setiap harinya ada sekitar 15.000 orang yang mengunjungi pameran buku ini. Pengunjung Pameran Buku Bandung 2014, tidak hanya kalangan pelajar dan mahasiswa yang memang dekat dengan dunia buku, melainkan juga masyarakat secara umum.

Pameran Buku Bandung Bukan Hanya Memarekan Buku-buku

Dalam Pameran Buku Bandung kali ini, terdapat beberapa acara yang menampilkan pertunjukan-pertunjukan dari sekolah-sekolah yang turut serta dalam event tahunan tersebut. Pada hari ke enam di acara yang diprakarsai IKAPI JABAR, diselenggarakan lomba Story Reading yang diikuti oleh beberapa Sekolah Dasar dan TK di sekitar Kota Bandung.

Pada kesempatan tersebut, tim Penulispro.Net juga menemui salah satu pengisi dan pemenang di acara Lomba Story Reading, Dikdik Muhammad Siddiq. Di acara tersebut, Dikdik yang merupakan pengajar di sekolah dasar Bandung mendapat juara Harapan Story Reading untuk anak didiknya.

Dikdik menjelaskan acara Story Reading di Pameran Buku Bandung bertujuan untuk meningkatkan minat baca sejak dini. Selain itu, acara ini juga menampilkan talkshow yang tentunya bertujuan untuk menjadikan Kota Bandung sebagai kota buku dunia.

Pada perlombaan Story Reading Dikdik mendapat 3 piala sekaligus, untuk juara Harapan 1 kategori B, juara Harapan 2 kategori C story reading. Sebagai pemenang yang mengikuti acara Pameran Buku Bandung secara rutin, Dikdik mengharapkan acara tersebut bisa terus dilaksanakan. Mengingat, manfaat dan tujuan dari terselenggaranya acara tersebut sangat baik.

“Ya kalau bisa, acara seperti ini harus sering. Sedikitnya, acara ini sudah mendukung program di bidang pendidikan yang ada di Kota Bandung. Khususnya untuk meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak yang saat ini dirasa cukup sulit. Dengan adanya gadget-gadget yang canggih di zaman seperti ini”. Kata Dikdik Muhammad Siddiq ketika ditanya terkait kesan dan pesan acara Pameran Buku Bandung 2014.

Pameran Buku Bandung; Ajang Mengenalkan Buku bagi dan untuk Banyak Pihak

Bukan rahasia lagi jika di Pameran Buku Bandung ini menampilkan banyak penerbit-penerbit buku yang tersebar di beberapa wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Bahkan beberapa penerbit yang ikut serta dalam pameran buku ini juga berasal dari luar Jawa Barat, seperti Jakarta, Jawa Tengah, dan lain sebagainya.

Banyak stand-stand penerbit yang menawarkan buku-buku berbagai genre, mulai dari buku anak, buku agama, hingga komik. Dan salah satu penerbit yang banyak dikunjungi oleh pengunjung di acara tersebut adalah stand Ten Komik Jakarta dari Penerbit Wizard.

Pada acara Pameran Buku Bandung kali ini, Ten Komik dari Jakarta merasa cukup terbantu dengan adanya pameran buku ini. Salah satu Crew dari Wizard atau Ten Komik, yaitu Hari menjelaskan bahwa acara pameran buku kali ini, stand komik yang dijaganya cukup ramai pengunjung.

“Alhamdulillah untuk di event sekarang di acara Pameran Buku Bandung 2014 ini penjualan cukup ramai dibanding dengan acara-acara pameran buku Bandung sebelumnya.” Kata Hari saat ditanya soal efek acara pameran buku ini bagi Ten Komik Jakarta.

Hari juga menambahkan, semoga dengan adanya event ini masyarakat dapat termotivasi untuk lebih meningkatkan minat bacanya.

“Mudah-mudahan masyarakat Kota Bandung lebih mementingkan baca. Karena dengan membaca, walaupun tidak sekolah, tapi kita rajin membaca, Insya Allah kita pintar.” Tambah Hari ketika ditanya kesan dan pesan mengenai acara Pameran Buku Bandung tersebut.

Acara Pameran Buku Bandung memang menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Bandung. Tidak hanya anak sekolah atau mahasiswa, acara pameran ini juga diselenggarakan untuk khalayak umum.

Harapan milik kita semua adalah bahwa alangkah baiknya jika pameran-pameran buku seperti ini tetap rutin diselenggarakan. Di tengah kecanggihan gadget, yang memungkinkan ilmu pengetahuan bisa sampai tanpa buku, buku seperti kehilangan daya pikatnya. Melalui acara-acara seperti ini, baik pihak penyelenggara atau pengunjung seperti bersama-sama kerja untuk tetap mempertahankan daya magis yang dimiliki oleh tiap-tiap halaman pada sebuah buku. Oleh tiap-tiap kata dan pengetahuan baru yang dibawanya.