Puisi Dan Bintang Mencair Di Batas Vanilla

Dan Bintang Mencair Di Batas Vanilla

-

bukan pada pagi yang sejuk.
hanya tegur sapa seadanya saja.
kataku katamu yang masih berpendar bebas hingga mengujung di angkasa, terbias hingga seperti vanilla.
bukan pada yang manis dan cantik sepertinya.
apa, pelangi?
juga bukan (kataku)

tengoklah, sedikit saja. disana tlah tertulis.
satu permintaan, atau dua, atau tiga atau bahkan beribu.
darimu bukan ?
yang tlah tersusun rapih seperti pola-pola pasir di luasnya Sahara
yang kau rangkai bersama takdir kecilmu oleh tanganmu yang menaungi mimpi abu-abumu

dan ketika bintang tlah mencair menetes di balik ubun-ubunmu, petunjuk arahmu sedikit pudar
akan terlihat samar dan semakin berpendar abstrak tanpa algoritma lagi
dikatakan sia-sia, tak tega rasanya
sepertinya kemarin baru saja yang ada adalah senja tak berfatamorgana
lalu angin-angin yang hanya mengombang-ambingkan segembong frasa yang belum tepat berdiri tegak
rasanya tubuh meluruh dan gontai menjadi satu di persimpagan jalan tanpa penunjuk arah

aih, rasanya ingin sekali satu kali saja kau lukiskan lagi bersama tinta warna merah mudamu
sedikit merah dengan putih yang berpendar menjadi warna yang cukup bersahaja
tanpa kata tanpa bahasa tak apalah
abstraksi itu aku cukup suka
ambigu ?
iya…
karna, biarlah hanya aku dan Tuhanlah yang tahu
bukankah kebaikan itu ditujukan padaNya?

sembari menghitung tetesan bintang yang mencair,
menampungnya dalam satu kendi hitam yang kan aku bawanya ia di ujungnya lingkaran ini
menyusunnya kembali, tanpa batas lagi, tanpa abu-abu lagi
lalu disana aku tatap wajahku sendiri pada  bias bayangan mentari
tak tampak, hanya hitam sedikit putih tanpa warna merah muda lagi

aih, sambil ku torehkan sajak kecil ini di papan kayu yang tlah usang
biar aku jadikan sampan yang kelak kan membawa aku ke bintang
hingga akhir, hingga terjuntai seutas cerita yang tak elok namun cukup berwarna
lalu, kita berjapat dengan tangan yang sejuk menggenggam hidup
di akhir cerita… di akhir bintang padam.

Previous articleSahabat
Next articleDoa Seorang Anak

Latest news

Aduh Bu, Sakit Perut! Ini Dia Mantra Pengobatan Maag pada Anak!

Sakit maag yang dialami anak-anak sebenarnya tak terlalu jauh berbeda dengan penyakit maag yang menimpa orang dewasa.

Pengobatan Kista dengan Daun Sirsak yang Mujarab

Penyembuhan kista dengan daun sirsak sebenarnya telah diketahui oleh beberapa ilmuan berpuluh-puluh tahun yang lalu. Namun entah kenapa...

Jasa Penulis Artikel di Kaimana (Fast Response!)

Halo agan dan sista, lagi cara jasa penulis artikel di Kaimana, Papua Barat yang banyak direkomendasikan para pelaku bisnis...

Jasa Penulis Artikel di Teluk Wondama (Fast Response!)

Halo agan dan sista, lagi cara jasa penulis artikel di Teluk Wondama, Papua Barat yang banyak direkomendasikan para pelaku...
- Advertisement -

Jasa Penulis Artikel di Teluk Bintuni (Fast Response!)

Halo agan dan sista, lagi cara jasa penulis artikel di Teluk Bintuni, Papua Barat yang banyak direkomendasikan para pelaku...

Jasa Penulis Artikel di Raja Ampat (Fast Response!)

Halo agan dan sista, lagi cara jasa penulis artikel di Raja Ampat, Papua Barat yang banyak direkomendasikan para pelaku...

Must read

Aduh Bu, Sakit Perut! Ini Dia Mantra Pengobatan Maag pada Anak!

Sakit maag yang dialami anak-anak sebenarnya tak terlalu...

Pengobatan Kista dengan Daun Sirsak yang Mujarab

Penyembuhan kista dengan daun sirsak sebenarnya telah diketahui...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you