Bagi Anda pencinta film-film korea, pasti sudah tahu dengan film yang satu ini yaitu Miracle In Cell No.7. Film ini dapat membuat Anda tertawa terpingkal-pingkal sekaligus dapat membuat Anda terus menangis tersedu-sedu. Bagi Anda yang belum pernah menontonnya, Anda wajib menontonya.

Sedikit bercerita tentang pengalaman saya saat menonton film ini di bioskop satu tahun yang lalu, film ini membuat orang-orang seisi bioskop tidak berhenti menangis.

Lalu bagimana cerita serunya Miracle in cell No.7 ini? Maka simaklah ulasan singkatnya.

Awal mula bercerita tentang seorang anak kecil yang bernama Yesung, yang ingin membeli tas sailor moon untuk hari pertama sekolahnya.

adafefqwf

Ayahnya yang bernama Lee Yong-gu ini sedikit keterbelakangan mental dan hanya seorang tukang parkir di supermarket ini berusaha untuk mengumpulkan uangnya, agar dapat membelikan tas sailor moon untuk anak yang sangat ia sayangi itu.

Saat hendak akan membeli tas, tiba-tiba ada seseorang yang melihat Lee Yong-gu membunuh dan memperkosa seorang anak kecil. Yesung yang berada dirumah terus menunggu ayahnya yang tak kunjung datang-datang akhirnya memutuskan untuk mencari ayahnya.

Saat itu Lee Yong-gu sudah berada di dalam penjara, lalu ia dimasukan kedalam sel nomor 7. Di dalam sel tersebut sudah ada 5 orang narapida yang berbeda kasus kejahatan.

nara

Di dalam sel, Lee Yong-gu terus memikirkan anakanya. Hingga satu ketika kelima narapida itu membantu Lee Yong-gu agar bertemu dengan anakanya yesung dengan cara membawa yesung secara diam-diam masuk kedalam sel no.7.

Saat di dalam sel tersebut banyak kelucuan yang terjadi. Seperti adegan ketika seorang gangster yang jahat ternyata ia tidak bisa membaca dan menulis. Saat yesung berada di dalam sel, membuat ke 5 narapida itu kesal sekaligus terhibur.

Tak semudah saat membawa yesung masuk kedalam penjara, saat akan mengelurarkan yesung dari sel menjadi sangat sulit, hingga pengawas polisi akhirnya mengetahui keberadaan yesung. Kemudian Lee Yong-gu di siksa oleh  pengawas tersebut. Setelah itu terjadilah kekacauan di penjara, seorang narapida membakar penjara. Saat Lee Yong-gu melihat pengawas polisi tersebut hampir terbakar, Lee Yong-gu membantu menyelamatkan pengawas polisi itu.

Karena kebaikan Lee Yong-gu saat itu, para teman narapidanya dan bahkan pengawas polisi pun tidak percaya bahwa Lee Yong-gu adalah seorang pembunuh dan pemerkosa anak kecil.

Kemudian ke-5 narapida itu mencoba memecahakan kasus Lee Yong-gu, dan kebenaranya pun terungkap. Bahwa Lee Yong-gu bukan seorang pembunuh, karena saat itu Lee Yong-gu hanya membantu anak kecil yang jatuh terpeles dan tertimpa batu hingga meninggal.

Karena kasusnya sudah terpecahakan, Lee Yong-gu tidak bisa mudah keluar dari penjara, karena anak yang meninggal itu adalah seorang anak Kepala polisi. Kepala polisi tersebut mengancam akan membunuh  yesung jika Lee Yong-gu tidak mengakui bahwa ia adalah pembunuhnya.

Demi cinta seorang ayah kepada anakanya, akhirnya Lee Yong-gu terpaksa berkata bahwa ia adalah pembunuhnya. Lalu Lee Yong-gu di jatuhi hukuman mati.

Saat akan dihukum mati tepat pada hari ulang tahun yesung, Lee Yong-gu memberikan tas sailor moon untuk yesung.

27270

Yesung mengantar kepergian ayahnya menjalani hukuman mati. Yesung tidak tahu bahwa ayahnya akan pergi selamaya. Saat scene itulah terjadi banjir aimata.

Beberapa tahun kemudian yesung tumbuh besar menjadi seorang pengacara dan ia mengangkat kembali kasus ayahnya agar nama ayahnya bersih kembali.