Dalam sebuah hubungan, ada yang bilang bahwa cemburu adalah bumbu-bumbu yang dapat menyedapkan. Ibarat sayur kurang bumbu, rasanya gak enak.

Begitu pula ibarat relationship tanpa cemburu, rasanya pasti hambar-hambar gak jelas. Eits! Tapi, kalau sayur kebanyakan bumbu, bukannya juga gak enak?

Cemburu berakar dari perasaan takut kehilangan. Dalam hal ini, yang dimaksud adalah kehilangan perhatian, kehilangan kasih sayang, dan kehilangan dukungan dari pasangan.

Ketakutan-ketakutan atas hal tersebut, yang boleh dikatakan sebagai hal-hal vital dalam sebuah hubungan, membuat seorang berubah menjadi pencemburu.

Ia merasa selalu tidak aman dengan apa pun yang dilakukan oleh pasangannya. Tiba-tiba berubah jadi detektif, super protektif dan hal-hal lain yang diniatkan untuk menjaga pasangannya agar tidak “menghilangkan” perhatiannya, kasih sayangnya dan dukungan untuk dirinya.

Jika kamu mulai merasa bahwa pasanganmu belakangan sangat cerewet, merasa insecure  dan menunjukkan gejala-gejala cemburu, bisa diartikan bahwa ia tengah merasa terancam oleh keberadaan orang lan.

Jika berlebihan, cemburu bisa membuat hubunganmu dengan pasangan berakhir. Lebih mengerikan biasanya, hubungan yang diakhiri dengan cemburu, dengan prasangka, akan berakhir dengan tidak baik dan tidak menyenangkan.

Tapi, itu semua, kembali pada cara kamu menyikapinya.

Artikel ini, berisi tentang beberapa tips mengenai bagaimana seharusnya kamu bersikap atau menyikapi cemburu pada sebuah hubungan!

Terutama bagaimana cara menghindarinya.

1. Menilai Perilaku Pasangan

Pasangan, selalu ingin hal-hal baik terjadi pada kamu. Sehingga mereka cenderung akan melakukan upayanya yang paling baik untuk membuat kamu bahagia. Kalau dia sudah mulai melakukan hal-hal yang menurutmu berlebihan, jangan langsung menghakiminya.

Kamu harus lebih dulu menilai situasi, membaca kondisi. Apakah sikap berlebihannya itu memang cemburu yang beralasan dan masuk akal, atau hanya reaksi yang berlebihan yang timbul dari rasa keterancamannya. Intinya, jangan langsung menjadikan cemburu pasangan ini sebagai bahan untuk bertengkar. Nilai baik-baik.

2. Bicarakan dengan Baik-baik

Ajak pasanganmu bicara baik-baik. Duduk di cafe yang menyenangkan atau di bangku-bangku taman. Bicarakan tentang kegelisahannya. Dengan mendengarkan, pasanganmu akan merasa bahwa ternyata kamu gak kemana-mana, kekhawatirannya bukan sesuatu yang nyata, dan kamu selalu ada buatnya.

Convince-Your-Spouse-to-Follow-Your-Expectations-Step-06

Jangan sekali-kali membicarakan atau menjelaskan salah paham di telepon atau sms. Dengan berbicara secara langsung, istilah zaman dulunya bicara dari hati ke hati, kamu akan mengetahui kekhawatiran pasangan, ketakutannya.

Dia juga akan merasa diperhatikan, didengarkan. Berbicara empat mata adalah salah satu solusi paling baik untuk menyelesaikan curiga karena cemburu.

3. Jika Perlu, Atur Batas yang Diperlukan

Bagaimanapun juga, sebuah hubungan, terutama pacaran belum bisa dikatakan sebagai hubungan yang sah. Kamu dan pasangan perlu membuat batasan-batasan, terutama jika kalian merasa itu diperlukan. Terutama masalah batasan privasi.

set limit

Tentukan sejauh mana pasanganmu boleh mengetahui atau ikut campur masalah pribadimu. Jika hal ini sudah ditentukan dari awal, dan disepakati, pasangan akan lebih mengerti jika suatu saat terjadi hal-hal seperti ini.

Batasan-batasan itu sesungguhnya adalah penegasan, belajar untuk saling percaya. Kamu percaya pada pasangan, dan pasangan juga percaya padamu.

4. Jangan Pernah Membandingkan Hubunganmu Saat Ini dengan Hubungan yang Telah Berlalu

Salah satu penyebab cemburu adalah masa lalu. Mantan yang bergentayangan, seolah menjadi ancaman di depan mata yang siap mengganggu kapan saja. Begitu kira-kira.

never compare

Untuk menyikapi hal ini, tips yang perlu kamu pertimbangkan untuk dilakukan adalah jangan pernah sekali pun membandingkan hubunganmu yang telah lalu dengan hubunganmu saat ini. Paling tidak, jangan membandingkannya di depan pasanganmu.

Logikanya, gak dibandingkan aja rasanya selalu dibanding-bandingkan, apalagi dibandingkan. Yang perlu banget kamu lakukan untuk menjauhkan pasanganmu yang sekarang dari cemburu berlebihan pada masa lalu adalah yakinkan bahwa ia berbeda, dan perbedaan inilah yang membuatmu nyaman. Keahlianmu merayu diuji kali ini.

5. Bicara dengan Orang Lain, Terutama Temanmu yang Mengetahui Hubunganmu

Menghadapi pasangan yang cemburu, kalau gak sabar-sabar banget, bisa berakibat pada berakhirnya sebuah hubungan, tanpa, dibicarakan lebih dulu. Nah! Untuk menghindari hal itu, gak ada salahnya untuk ngobrol dengan temanmu.

Kamu pasti punya kan, satu orang yang memang tahu hubunganmu dengan pasangan? Seseorang yang selalu kamu bagi cerita?! Bagikan juga masalahmu padanya.

friendsss

Siapa tahu, dia bisa melihat dari sisi yang tidak bisa kamu lihat. Sehingga kesalmu karena rasa cemburu pasangan yang kamu anggap berlebihan, bisa sedikit berkurang. Kamu mulai bisa melihat sisi lain dari pasanganmu.

6. Bicara dengan Teman-temannya

Jika poin nomer 5 di atas adalah kamu bicara dengan temanmu, coba tips berikutnya adalah bicara dengan teman-temannya. Dia juga pasti punya teman cerita, ‘kan? Coba ajak dia bicara, setidaknya sampaikan yang kamu rasakan sesungguhnya.

talk with

Kamu percaya kan, kalau perempuan adalah penyebar berita yang ulung. Mereka bisa lebih viral dari pada situs-situs berita di internet. Nah. Anggap saja kamu adalah seorang informan berita penting, beritamu pasti sampai ke pelosok desa dengan cepat. Dan perempuan, kadang lebih percaya pada temannya daripada pasangannya. Manfaatkan itu dengan baik.

Jika cemburu pasanganmu dirasa hanya salah paham, tapi mau menjelaskan kesalahpahaman pada pasangan rasanya sangat-sangat susah, kamu bisa minta bantuan temannya. Lakukan hal yang bisa kamu lakukan untuk menyelamatkan hubungan.

7. Jaga Sikap

Untuk menghindarkan cemburu datang berlebihan, kamu juga perlu menjaga sikap. Terutama menjaga sikap untuk menjaga perasaan pasangan. Kurangi bergaul dengan teman lawan jenis. Jika harus mengangkat telepon ketika sedang berdua dengannya, bilang baik-baik. Jangan pergi seenaknya dan meninggalkan curiga.

behave yourself

Hal-hal kecil seperti itu, bagi pasanganmu sangat berarti. Karena, cemburu dan curiga akan lahir dari hal-hal kecil. Hal-hal kecil yang menumpuk hingga akhirnya menjadi besar dan membakar.

8. Bersiap untuk Kehilangan Dia

Setelah usaha-usahamu untuk menjauhkan hubungan dari rasa-rasa cemburu ternyata tidak berhasil, hal yang harus kamu persiapkan selanjutnya adalah kehilangannya.

radey

Kita tidak bisa selamanya bersama dengan pasangan yang sulit percaya. Kita tidak akan hidup tenang dengan berbagai kecurigaan yang gak mendasar.

Kita, sebagai manusia bebas, perlu memiliki kebebasan untuk melakukan banyak hal, tanpa perlu memusingkan apakah hal tersebut bisa menyakiti orang lain atau tidak. Karena sejatinya, kita juga paham dan tahu batasan-batasan dalam melakukan sesuatu.

Sebuah hubungan, pacaran, menjadi tahap pengenalan kepribadian. Masing-masing tak jarang menunjukkan sisi terbaiknya untuk membuat pasangan terkesan. Harapan-harapan yang baik menjadi lebih dominan. Sehingga, jika ada sedikit saja keganjilan, khawatir akan datang secara berlebihan.

Cemburu yang memburu, mengejarmu seperti tak kenal waktu adalah bom waktu. Ia bisa meledak kapan pun ia mau. Meniadakanmu, bahkan cinta pada pasanganmu. Hati-hati dengan curigamu, karena di dunia ini tidak ada yang bersedia dicuriga sepanjang waktu.

Saling percaya adalah salah satu kunci berhasilnya sebuah hubungan. Jika itu ada, cemburu hanya jadi cerita fiktif belaka. Yang kehadirannya, membuat manis sebuah hubungan cinta.